oleh

Lion Air Group Beroperasi Kembali

SUMEKS.CO – Setelah berulang kali melakukan buka dan tutup operasional di masa pendemic covid-19 dan pembatasan perjalanan orang. Maskapai penerbangan Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air(kode penerbangan IW), dan Batik Air (kode penerbangan ID) yang merupakan member of Lion Air Group mulai hari Rabu (10/6/2020) kembali membuka operasional penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal domestik.

Hal ini diungkapkan Plt Manager Lion Air Group Palembang Arie Febriansyah, saat ditemui diruang kerjanya Selasa (9/6/2020)

“Lion Air Group memulai operasional penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal domestik mulai besok dan rencana kedepan akan ada setiap hari (PP),” ujar Arie Febriansyah.

Masih kata Arie, maskapai Lion Air Group sebelumnya sudah dua kali membuka dan menutup operasional.
” Penutupan pertama pada 27 Mei lalu dan penutupan kedua pada 5 Juni lalu, ” katanya.

Arie mengatakan, pembukaan kembali yang rencananya akan dilakukan Rabu besok( 10/6/2020) untuk penerbangan domestik ke Jakarta dan Bandung sebanyak enam kali penerbangan.

” Penerbangan dari Palembang ke Cengkareng tiga penerbangan, dari Palembang ke Halim dua penerbangan dan dari Palembang ke Bandung satu penerbangan,” ujarnya.

Untuk harga tiket dijual mulai dari harga Rp 700 ribuan, yang mana tiketnya bisa dibeli bisa langsung datang ke kantor Lion Air, maupun secara online.

Daftar calon penumpang Lion Air Group yang akan berangkat pada hari Rabu (10/6/2020) lebih dari 100 calon penumpang dengan tujuan Palembang – Cengkareng, sedangkan untuk penerbangan dari Palembang – Halim sebanyak 60 calon penumpang dan penerbangan Palembang -Bandung sebanyak 34 calon penumpang

” Jadwal berdasarkan pertimbangan kesadaran masyarakat terkait peraturan penerbangan yang baru. Sesuai perkembangan bahwa calon penumpang pesawat udara sudah semakin memahami serta akan dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan pesawat udara,” kata Arie.

Untuk itu, lanjut Arie, Lion Group juga meminta calon penumpang untuk memperhatikan beberapa ketentuan agar bisa terbang dengan nyaman dan lancar.

“Tiba lebih awal di bandara yakni empat jam sebelum keberangkatan,” ujar Arie.

Kemudian calon penumpang wajib membawa kartu identitas, menggunakan masker sebelum penerbangan, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak aman atau physical distancing dan menjaga kebersihan.

“Begitu juga dengan syarat dokumen perjalanan, harus yang sesuai dengan Surat Edaran baru surat edaran (SE) nomor 7 Tahun 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” katanya.

Lanjut Arie, Jika tes kesehatan yang digunakan Rapid Test, maka masa berlaku adalah 3 hari, atau jika tes kesehatan yang digunakan Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), maka masa berlaku yaitu 7 hari.

“Ada pun surat edaran (SE) nomor 7 Tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Covid-19 tersebut tidak lagi mengatur persyaratan perjalanan orang harus dengan surat tugas atau keperluan tertentu khususnya perjalanan penerbangan komersil,” ucapnya.

Dalam surat tersebut tertulis penumpang pesawat atau transportasi umum hanya perlu menunjukan hasil tes PCR negatif yang berlaku tujuh hari, dan hasil Rapid Test yang berlaku 3 hari saat keberangkatan.

” Bahkan dalam surat tersebut mengatakan, apabila kedua metode tes di atas tidak tersedia di daerah asal, maka calon penumpang harus mendapatkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) dari dokter rumah sakit atau Puskesmas,” tutupnya.(nur)

Komentar

Berita Lainnya