oleh

Lion Air Group Permudah Akses Koridor Ekonomi Sulawesi Tengah

-Ekbis-390 views

PALU- Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group mendukung dan berpartisipasi Sulteng Expo 2019.

Ajang ini mengusung konsep perjalanan udara, edukasi investasi, pariwisata serta pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Perhelatan promosi daerah ini telah melibatkan sektor penerbangan, UKM, sosial budaya, kerajinan nasional dan produk jasa unggulan lainnya.

“Acara dilaksanakan pada 09-13 April 2019, di Sirkuit Panggona, STQ Nasional, Bukit Jabal Nur, Kota Palu,”  jelas Danang Mandala P, Corporate Communications Strategic Lion Air.

Lion Air Group, lanjut Danang, akan senantiasa mendukung pengembangan sejalan tren perjalanan udara melalui beragam aktivitas yang menarik.

Agenda seperti Sulteng Expo 2019 diharapkan menjadi forum sinergi berbagai pemangku kepentingan, pelaku sektor pariwisata, perhotelan, industri lain untuk bersama-sama dalam menyediakan serta meningkatkan kualitas produk dan jasa di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Lion Air Group optimis, potensi yang dimiliki Sulteng dipadu kolaborasi secara baik antara para pemain transportasi udara, infrastruktur serta pihak terkait lainnya bisa mendongkrak berbagai aktivitas ke Palu dan destinasi lainnya di koridor ekonomi Sulteng.

Lion Air Group sudah lama beroperasi di Sulawesi Tengah, propinsi yang cukup luas ini memiliki infrastruktur tujuh bandar udara di setiap kabupaten.

Lion Air Group sudah berperan untuk menyediakan akses dari dan menuju Sulteng, sesuai salah satu konsep Komponen Daerah Tujuan Wisata 3A yaitu aksebilitas (access).

Kehadiran pilihan layanan penerbangan semakin mempercepat koneksi dari dan ke wilayah ini. Lion Air, Wings Air dan Batik Air sudah beroperasi di Bandar Udara Mutiara Sis-Aljufri, Kota Palu dengan frekuensi 30 regular flight pergi pulang (PP) setiap hari.

Wings Air melayanai rute di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk, Kabupaten Banggai; Kasiguncu, Kota Poso; Tanjung Api di Ampana; Pogogul di Buol, Sultan Bantilan Tolitoli dan Bandar Udara Maleo, Morowali.

Ditambahkan Ramaditya Handoko,  Corporate Communications Lion Air, penerbangan tersebut memberikan nilai tambah bagi traveler and business dengan terhubung (connecting flight) ke beberapa kota besar, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Kendari, Ambon, Ternate, Manado, Surabaya, Denpasar, Lombok.

“Kedepannya, jaringan tersebut akan terus dikembangkan”, urainya. 

Lion Air Group menawarkan alternatif bepergian dan melengkapi transportasi guna menghubungkan setiap daerah dalam mempercepat serta mempermudah mobilitas di intra-Sulteng maupun dari dan ke Sulteng.

Ketersediaan jadwal terbang terbaik akan mampu menggiatkan minat traveling ke daerah, karena connectivity menuju ke destinasi bisa ditempuh dalam jangka pendek, nyaman, aman dan terjangkau.

Agar perjalanan semakin menyenangkan, travelers dapat mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal. Khusus layanan Lion Air dan Wings Air, apabila akan membawa bagasi maka dapat membeli sesuai kebutuhan. Sebaliknya, jika terbang tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

Bagi travelers yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel), website Lion Air www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Pelanggan dapat membeli dengan harga lebih hemat pada saat dan setelah pembelian tiket (issued ticket), dengan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

Ketentuan barang bawaan ke kabin (hand carry), aturan yang berlaku yaitu setiap pelanggan (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) sesuai ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.

Lion Air Group menghimbau kepada seluruh pelanggan setia dan masyarakat untuk check-in lebih awal 120 menit sebelum jadwal keberangkatan penerbangan di terminal keberangkatan bandar udara.

Hal tersebut guna meminimalisir dampak dari antrean panjang ketika check-in. Counter check-in Lion Air Group di akan tutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan untuk penerbangan domestik. (ril/jul)

Komentar

Berita Lainnya