oleh

Longhouse PT GBS Dilalap Sijago Merah

-Sumsel-391 views

PALI – Teriknya cuaca dibulan suci ramadhan ini, membuat para pekerja di perkebunan kelapa sawit milik PT Golden Blossom Sumatra (PT GBS) mendadak heboh, lantaran barak atau longhouse milik perusahaan ini hangus dilalap sijago merah.

Kebakaran yang terjadi, Kamis (9/5) sekitar pukul 15.00 WIB m, di bangunan lima pintu yang dijadikan sebagai kantor ini masuk dalam wilayah Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini.

Berawal saat para pekerja sebagian masih berada dilapangan. Kobaran api baru diketahui, setelah ada salah satu pekerja melihat adanya kepulan asap dari arah lokasi kejadian, sehingga membuatnya mencoba mendekat.

Benar saja, bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu ini sudah dikepung api yang seketika langsung menghanguskan semua bangunan ditengah teriknya panas mentari, hingga membuat semua bangunan menjadi puing-puing.

Menurut keterangan Putra (29), salah satu pekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut, pada saat kejadian sebagian besar pekerja PT GBS masih berada di areal perkebunan.

“Asal api belum diketahui dari mana, karena api diketahui sudah membesar karena pekerja belum pulang dari lahan. Ditambah cuaca sangat terik dan angin cukup kencang membuat api cepat menjalar,” ungkapnya.

Tidak satupun bangunan longhouse tersisa, karena diakui Putra, bahan bangunan terbuat dari papan kayu yang mudah terbakar. Namun untuk kerugian, dirinya tidak bisa menyebutkan, lantaran dirinya bekerja dilain divisi.

“Para pekerja tidak bisa berbuat banyak, sebab api terlalu besar dan bahan bangunan terbuat dari kayu. Namun beruntung tidak ada korban jiwa, hanya seluruh isi barak yang hangus terbakar,” terangnya.

Sementara Humas PT GBS Edi Paris membenarkan, bahwa ada longhouse yang terbakar. “Syukurnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi saja. Namun kerugian masih diperhitungkan, karena dari longhouse tersebut dua pintu sebagai kantor dan satu pintu sebagai gudang.” pungkasnya. (ebi)

 

Komentar

Berita Lainnya