oleh

Luapan Air Dini Hari, Warga Tepian Sungai Ogan Was-was Banjir Datang Lagi

BATURAJA – Masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Ogan dilanda kecemasan. Pasalnya, pasca hujan deras pada Senin malam(22/3) debit aliran dan ketinggian air Sungai Ogan terlihat meningkat dan naik drastis.

Salah satunya menyebabkan terjadinya banjir di pemukiman warga di RT 3, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur. “Dampak dari dua aliran sungai meluap,” kata ketua RT 3, Herman.

Menurut Herman, sejumlah rumah warga terendam banjir sejak Selasa dinihari (23/3). Lokasi banjir juga didatangi Camat Baturaja Timur Ogan Amrin, dan didampingi Kades Tanjung Baru Amin Rahman dan petugas Babinsa.

Sungai yang meluap sebutnya, Sungai Ogan, dan aliran Sungai Lengkayap. Seorang warga bernama Mar, menyebutkan banjir pada Selasa dinihari masuk ke rumahnya. Dengan kedalaman air mencapai 40 cm. “Ini habis membersihkan sisa banjir,” ujarnya.

Masih untung, kata Mar, di rumahnya masih bisa mengungsi naik ke lantai 2 berbentuk panggung. Menurut dia, banjir yang terjadi tersebut terbilang lebih tinggi dari sebelumnya. Pada tahun 2021 ini sebutnya, sudah kali terjadi banjir tinggi.

Posisi kontur tanah di rumahnya juga terbilang lebih tinggi dari rumah warga lain. Karena ada rumah warga lain yang terendam lebih dalam. Saat hujan lebat menurutnya warga menjadi cemas.

Warga lainnya, Diana mengatakan, rumahnya juga terendam banjir cukup dalam. Didampingi suaminya Akmaludin menurut Diana saat banjir terjadi mereka lebih memilih menyelamatkan anaknya yang masih kecil.

“Tidak bisa tidur Pak kalau hujan lebat,” keluhnya. Bahkan, pada tahun 2020, banjir menyebabkan kerusakan 3 alat eletronik di rumah. Termasuk perabot mebel rumah yang terlihat mengapung terkena banjir.

Kades Tanjung Baru Amin Rahman ditemui di lokasi mengatakan akan berupaya bersama untuk mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir di kawasan tersebut. “Supaya diharapkan banjir tidak terulang kembali,” ujarnya. (bis)

Komentar

Berita Lainnya