oleh

Lurah Kebun Bunga Support Program FKPI

-Video-156 views

PALEMBANG – Panen perdana tanaman hidroponik selada (20/6) di rumah Ibu Era (37) kader posyandu mawar, jalan Ujung Landasan lorong Dakota Rt.44 Rw.10 kecamatan sukarami kelurahan kebun bunga Palembang. Tanaman hidroponik selada yang ditanam kader posyandu mawar sebanyak 200 lobang tanam.

Foto : Tejo/Sumeks.co

Jangka waktu penanaman selada dengan menggunakan hidroponik hanya memakan waktu berkiasr 30 hari. Dalam 200 lobang tanam selada yang ditanam oleh kader posyandu mawar bisa menghasilkan 4 kg selada. Harga selada hidroponik perkilo berkisar Rp.25.000-Rp.30.000, Pakcoy hidroponik berkisar Rp.30.000-Rp.35.000 dan kangkung hidroponik berkisar Rp.10.000.

Dari hasil penjualan tersebut bisa digunakan kader posyandu untuk kebutuhan tambahan pembelian makanan posyandu. Tanaman hidroponik sendiri untuk kader posyandu bisa terciptanya usaha kecil yang diolah oleh kader posyandu sebagai usaha ekonomi produktif dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

Foto : Tejo/Sumeks.co

Pemberdayaan yang dilakukan oleh FKPI yaitu dengan memberikan Alat instalasi Hidroponik kepada kader posyandu setiap kecamatan yang ada dikota Palembang. Untuk tahap awal FKPI memberikan bantuan 15 paket perangkat instalasi hidroponik yang tersebar di 18 kecamatan dalam kota Palembang.

Turut hadir dalam panen perdana tanaman hidroponik milik Ibu Era (37) adalah lurah kebun bunga Sri Suryani, Pembina pemberdayaan tanaman hidroponik kader posyandu Kiswadi S.H.I, Ibu-Ibu kader posyandu mawar dan tim dari FKPI Palembang.

“Saya berharap tanaman hidroponik yang sudah pernah dipanen khusunya di Rt.44 Rw.10 kecamatan sukarami kelurahan kebun bunga Palembang, bisa ditularkan kepada warga lagi. Tanaman hidroponik ini bisa menjadi tanaman unggulan, kedepannya seluruh kelurahan kebun bunga bisa memproduksi tanaman hidroponik”. Ujar lurah kebun bunga Sri Suryani.(cr/sumeks.co)

 

 

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya