oleh

Mahasiswa UIN Raden Fatah Meninggal saat Diksar Menwa

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Hebat Sangaji dikabarkan meninggal saat diksar Menwa di Sembawa. 

Hebat diketahui mahasiswa Semester 1, Fakultas Syariah dan infonya baru 3 minggu kuliah. Anak Bekasi dan ngekos di Rawa Jaya Palembang.  Sumber SUMEKS.Co menyebut Hebat Kesurupan, karena dia sempat ngomong ada melihat kuburan Belanda. Dia dibawa ke rumah sakit Siti Khodijah Palembang. 

Infonya almarhum hari ini dikubur di Bekasi dan dikirim ke sana pesawat pertama tadi pagi. Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Dr. Rr. Rina Antasari, S.H., M.H membenarkan adanya mahasiswa UIN yang meninggal saat menfikuti Diksar Menwa di Sumbawa.

“Benar kemarin (Rabu 4/9) kejadian meninggalnya karena sakit dan tidak ada indikasi kekerasan,”jelasnya saat dihubungi, Kamis (5/9).

Hebat Sangaji berasal dari Bekasi dan ngekos di Rawa Jaya Palembang.

Terkait info mengenai, kesurupan secara non medisnya, karena katanya dia sempat ngomong ada kuburan Belanda di tempat latihan itu, “Dia bilang ada kuburan belanda sebelum saat dia mengalami sakit,” katanya.

Dia mengatakan, secara medis pihaknya tidak mengetahui detail sakit yang dialami oleh mahasiswa tersebut. “Baru ikut kegiatan Dikasar menwa satu setengah hari dan meninggal. Sudah dilakukan otopsi di rumah sakit umum tidak ada indikasi kekerasan,” katanya.

Kemudian saat mau dikirim ke rumahnya di Bekasi dirujuk ke Rumah Sakit Siti Khodijah untuk diberi formalin. “Almarhum hari ini (kemarin,red) sudah di kubur di Bekasi dengan menggunakan pesawat pertama tadi pagi,”sebutnya lagi.

Lanjutnya, mewakili pihak universitas turit berbela sumgkawa, diharapkan kedepan mahasiswa yang ikut diksar Menwa harus kuat secara fisik   (jpg/jul)

 

 

Komentar

Berita Lainnya