oleh

Mahasiswi Terduga Suspect Corona di Bengkulu Ini Tetap Diisolasi

BENGKULU- Mahasiswi terduga suspect Corona yang saat ini dirawat di RSUD M Yunus mengalami perbaikan klinis. Jika sebelumnya, pasien datang dengan keluhan demam dengan nyeri tenggorokan. Namun Sabtu (1/2) pagi kondisi suhu tubuh pasien sudah menurun dan kembali normal. Ini disampaikan Wakil Direktur RSMY dr. Ismir Fahri.

“Suhu tubuh sudah kembali normal, cuma dengan potensi bahwa pasien berasal dari negara Tiongkok maka kita memiliki kewaspadaan tinggi,” jelasnya.

dr. Ismir mengatakan, pasien masih tetap dirawat di ruang isolasi. Untuk pemantauan harian pasien ditanggani oleh dokter spesialis THT serta dokter spesialis paru untuk pemantauan. “Pemeriksaan fisik, baik tekanan darah, sistem pernafasan juga normal dan tidak ada keluhan batuk maupun sesak nafas dari pasien, sememtara untuk keluhan nyeri tenggorokan juga telah hilang. Secara umum pengobatan mengikuti gejala pasien yang diberikan oleh dokter ada kemanjuan klinis yang cukup cepat dalam 2 hari ini,” imbuhnya.

Terkait kondisi pasien yang mulai membaik, yang dilakukan RSMY saat ini tinggal melakukan konfirmasi apakah pasien tersebut berpotensi Corona dari pemeriksaan yang dikirim RSMY ke Litbangkes Kemenkes. “Yang diambil sampel pada hari pertama waktu kita lakukan konferensi pers itu sudah diambil shot tenggorok dan mungkin itu membutuhkan waktu 3 hingga 4 hari hasilnya, dan kita berharap melihat kondisi klinis yang membaik saat ini mudah-mudahan hasilnya negatif,” kata dr. Ismir.

Selama hasil uji lab belum diterima, dikatakan dr Ismir, pihak keluarga belum dianjurkan berkontak langsung dengan pasien.  “Selama belum ada hasil laboratorium yang menyatakan hasilnya positif atau negatif, kita tetap berasumsi melakukan pengisolasian. Pengisolasian ini tujuannya mengurangi paparan resiko jika nanti hasilnya dinyatakan positif. Maka dari itu memang pasien tidak dianjurkan ditunggui,” ungkap dr. Ismir.(tok/rb)

 

Komentar

Berita Lainnya