oleh

Manfaatkan Limbah Pembakaran Batubara Jadi Conblok dan Batako

-Sumsel-158 views

LAHAT – Dalam upaya mengurangi dampak negatif limbah pembakaran batubara di kawasan Merapi. Rencananya bakal dibuat proyek pembuatan conblok dan batako. Nah bahannya menggunakan limbah fly Ash Bottomash atau limbah pembakaran batubara.

Sosialisasi pengolahan limbah pembakaran batubara jadi conblok dan batako di Desa Negeri Agung, Kecamatan Merapi Barat. Foto: Agus Triawan/SUMEKS.Co

Sehingga limbah bisa bernilai ekonomis dan mensejahterakan masyarakat.
Dijelaskan Jalalludin SE, Dewan Komisaris PT PLIP (Pengolah Limbah  Industri Palembang) bahwa sejauh ini, pihaknya mempersiapkan izin- izin untuk pengolahan limbah tersebut. Nantinya conblok dan batako tersebut berlabel SNI.

“Akan kita uji juga ketahanan dari conblok dan batako tersebut,” ujar Jalalludin didampingi Direktur PT PLIP Suhardi Kuswadi saat sosialisasi ke masyarakat desa Negeri Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kamis (10/10) di gedung pertemuan Desa Negeri Agung.

Lanjutnya, bahwa targetnya pada bulan depan bisa beroperasi. Nantinya selain melibatkan masyarakat desa sebagai pembuat batako dan conblok juga dapat mengurangi dampak debu batubara. Sementara untuk limbah fly ash bottomash tersebut didapat dari perusahaan PLTU yang ada di kawasan Merapi.

Kedepan, apabila Desa Negeri Agung sudah bisa menghasilkan batako dan conblok, maka masyarakat di sekitar tak perlu jauh- jauh mencarinya lagi untuk keperluan pembangunan.

“Secara tekhnis, limbah tersebut nantinya dicampur pasir, semen dan dicetak menggunakan alat,” tukasnya.

Kades Negeri Agung Risman mengungkapkan pihaknya mendukung dan merespon positif rencana tersebut. Hanya saja sebelum pengolahan limbah beroperasi, izin – izin harus disiapkan terlebih dahulu agar tidak ada masalah kedepannya.

Camat Merapi Barat, Eti Listina SP MM menambahkan bahwa adanya rencana pengolahan limbah di desa menjadi batako dan conblok bisa memberdayakan anak- anak muda di desa.

Apalagi dari limbah menjadi nilai ekonomis dan dijual ke masyarakat. “Kita harap tenaga kerja yang digunakan masyarakat desa setempat. Conblok dan batako yanh dihasilkan nanti siap kita gunakan untuk proyek pembangunan, misal di kantor camat yang saat ini sedang di renovasi,” tambahnya.(gti)

 

Komentar

Berita Lainnya