oleh

Mantan Kades Ancam Bunuh Adik Kandung dengan Pisau

MUSI RAWAS – Nawawi (52), warga Dusun 1 Desa Rantau Alih, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Mura berurusan dengan Polisi. Mantan Kades (Kepala Desa) Rantau Alih itu melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan yang disertai dengan ancaman kekerasan terhadap adiknya sendiri.

Pelaku melakukan perbuatan tersebut terhadap korbannya Zulkipli (45). Diketahui korban dengan pelaku merupakan saudara kandung. Dan diketahui keduanya sudah lama tidak saling tegur.

Sebab sebelumnya sudah ada permasalahan antara korban dengan tersangka dan tidak bisa dimediasi lagi untuk saling memaafkan.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Jayaloka, Iptu Rosidi menjelaskan atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Jayaloka.

Kemudian setelah menerima laporan dan memeriksa saksi-saksi, pelaku dibekuk unit Reskrim Polsek Jayaloka dirumahnya di Dusun 2 Desa Rantau Alih, Kecamatan Sukakarya tanpa melakukan perlawanan, Selasa (16/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

“Ketika di intrograsi tersangka mengakui perbuatannya. Kemudian tersangka dibawa ke Puskesmas Kecamatan Jayaloka untuk di cek kesehatannya dan setelah dinyatakan sehat tersangka dibawa ke Polsek Jayaloka guna di proses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan disertai dengan pengancaman tersebut dialami korban dirumahnya di Dusun 1 Desa Rantau Alih, Kecamatan Sukakarya, Minggu (14/6) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelaku mengancam dengan menggunakan sebilah pisau sambil berkata akan membunuh korban dan mengayunkan pisau kearah korban.

“Tetapi tidak mengenai korban karena korban menghindar dengan cara mundur,” ujarnya.

Kemudian korban lari ketakutan dan masuk kedalami rumahnya. Akibat kejadian tersebut korban mengalami trauma dan rasa takut serta merasa terancam jiwanya.

Sehingga korban tidak senang akibat perbuatan pelaku tersebut. Dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jayaloka guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Barang bukti (BB) yang diamankan satu bilah pisau bergagang kayu bersarung kulit warna cokelat,” pungkasnya.(wek)

Komentar

Berita Lainnya