oleh

Mantan Kadinsos Akhirnya Divonis 1 Tahun 3 Bulan

SUMEKS.CO PALEMBANG – Mantan Kepada Dinas Sosial (Kadinsos) Pagaralam H Sukman yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi fee 18 paket proyek pembangunan pagar makam anggaran APBD tahun 2017, melalui video online serta terdakwa Dolly Hyrven selaku staf PPK Proyek divonis satu tahun tiga bulan penjara.

Vonis tersebut dibacakan oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang diketuai Adi Prasetyo SH MH, dihadapan kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukum melalui sidang secara virtual, Senin (11/1).

Adapun petikan amar putusan (vonis) yang dibacakan bergantian setebal 204 halaman ini bahwa keduanya menurut majelis hakim terbukti melanggar pasal sebagaimana dakwaan subsider Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pagaralam.

“Bahwa para terdakwa terbukti secara sah melanggar pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana,” jelas Adi.

Hal yang memberatkan menurut hakim, bahwa perbuatan para terdakwa tidak sejalan dengan program pemerintah dalah hal pemberatansan tindak pidana korupsi.

“Sementara hal yang meringankan bahwa kedua terdakwa menyesali dan mengakui perbuatan serta bersikap sopan selama persidangan,” kata Adi.

Mendengar vonis yang telah dibacakan itu baik para terdakwa, JPU Kejari Pagaralam maupun kuasa hukum sama-sama menerima putusan itu.

Usai sidang, Arief Budiman SH dan Dwi Wijayanti SH mengaku puas dengan vonis telah berkesesuian dengan fakta-fakta persidangan yang sebelumnya kedua terdakwa dituntut oleh JPU Kejari Pagaralam dengan pidana selama 1 tahun 10 bulan.

Arief menambahkan majelis hakim juga mendengarkan pembelaan (pledoi) terdakwa bahwa klien telah membuka selebar-lebarnya perkara itu, yang terbukti saat ini ada beberapa tersangka lagi saat ini masih dalam proses persidangan.

“Intinya kami cukup puas dengan vonis yang telah dijatuhkan, bagi kami sudah cukup mewakili rasa keadilan untuk kedua terdakwa selaku klien kami,” tandas Arief. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya