oleh

Mantan Menkominfo: Narkoba Meratu Lela

JAKARTA— Eks Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring ikut menanggapi penangkapan Kapolsek Astanaanyar Kota Bandung Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.

“Polri harus tindak tegas ini, Kapolsek ikut pesta narkoba. Penjara penuh berisi penjahat-penjahat narkoba,” jelas Tifatul Sembiring melalui akun Twitter@tifsembiring, Jumat (19/2).

“Sampai seperti pindang berjejer saat tidur di malam hari. Narkoba sudah meratu lela,” katanya lagi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan ada dua sanksi yang bisa diterapkan kepada Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni, termasuk pidana.

“Kalau terkait anggota yang melakukan pelanggaran saya kira jelas kita tidak pernah ada toleransi, kita tindak tegas,” kata Kapolri di Kalurahan Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (19/2/2021).

Menurut Kapolri kepada wartawan, ada dua sanksi yang bisa diterapkan kepada Kompol Yuni Purwanti. Salah satunya sanksi pidana. “Aturannya ada, aturannya di internal dari propam juga ada, pidana juga ada,” sebutnya.

Sebelumnya, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Astanaanyar .

“Kepada yang bersangkutan tentunya, kemarin sudah dilakukan pencopotan dari jabatannya sebagai Kapolsek,” tegas Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri.

“Selanjutnya bersama-sama dengan anggota lain yang terlibat kita terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan,” kata Dofiri kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

“Kalau memang hal itu benar dan bukti menunjukkan bahwa memang ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba, tentunya kita akan melakukan tindakan tegas,” lanjutnya.

Soal sanksi, Dofiri mengikuti perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sesuai pesan Kapolri, anggota yang terlibat narkoba terancam pemecatan hingga proses pidana. (ral/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya