oleh

Mantan Pasien Covid19, Waspadai Brain Fog

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Lepas dari paparan Virus Covid19, mantan pasien harus waspada dengan gejala ini.

Karena penyintas covid 19 yang telah sembuh biasanya mengalami gejala fisik dan mental/psikologis beragam yang menetap (Brain Fog).

Ini terungkap dslam webinar virtual yang dilakukan RSUP Dr Moehammad Hoesin Palembang dengan tema “Bahagia yang tak sebenarnya”.

Acara dibuka langsung oleh Direktu SDM Bidang pendidikan dan penelitian RSUP Palembang, Dr msy rita dewi Sp AK MARS.

Dr Andika Okparasta Sp S(K) divisi Brain fog after covid 19 RSUP Moehammad Hoesin mengatakan, pasien yang pernah mengalami positif covid 19 sebernarnya belum sembuh total walaupun saat di PCR telah dinyatakan negatif. Hal ini dikarenakan 30-40 persennya pasien post covid 19 mengalami gangguan neuropsikiatri termasuk brain frog.

“Orang yang sudah pernah mengalami positif covid 19, tidak sepenuhnya sembuh total, penyintas covid 19 mengalami gejala fisik dan mental/psikologis beragam yang menetap,” ungkapnya, Sabtu (11/9) melalui virtual zoom.

Dr Andika menjelaskan, Brain Fog adalah gangguan konsentrasi, memori, kecepatan emosi, kemampuan merencanakan sesuatu. Ketidakmampuan untuk focus atau pikiran terasa tumpul. Sering disertai ketidakmampuan belajar, gangguan tidur, nyeri, atau gangguan kesehatan mental.

“Lebih mengganggu psikologis pasien yang pernah mengalami positif covid 19,” timpalnya.

Lanjutnya, penyakit Covid-19 dapat menyerang otak, dan proses untuk kembali pulih itu membutuhkan waktu yang lama, terutama pada penyitas yang lebih dari 1x, dimana terjadi kerusakan yang berulang kali sehingga risiko untuk terjadi brain fog itu lebih tinggi. Dikatakannya, untuk pencegahan Brain fog salah satunya dengan cara mengkonsumsi suplementasi berupa Vitamin B12. Namun, jika keluhan masih dirasakan dapat segera berkonsultasi ke dokter spesialis konsultan neurologiinfeksi yang ada di RSMH Palembang.

“Lakukan manajemen stres, manajemen tidur, konsumsi Vitamin B12,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk strategi umum mencegah brain fog dengan cara menghindari obat terlarang dan alcohol, kendalikan stress, pusatkan perhatian kepada mood tidur, lakukan aktivitas fisik yang regular dan juga cukup aman sehingga tidak memperberat keluhan, sadarkan diri sendiri bahwa suatu hal yang normal untuk sesekali memiliki sedikit gangguan kognitif. (edy)

Komentar

Berita Lainnya