oleh

Mantan Sekuriti ini Gantung Diri di Mess

PALEMBANG – Jalan pintas diambil Badru Irawan (33). Warga Kabupaten Dumai, Provinsi Riau ini harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Mantan sekuriti Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kementerian Perhubungan Klas I Palembang ini memilih gantung diri di mess tempatnya bekerja dulu, Rabu (12/2) sekitar pukul 23.00 WIB.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh dua sekuriti Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kementerian Perhubungan Klas I Palembang, yakni Abdullah (33) dan Aguscik (32). Tubuh korban tergantung di kusen salah satu kamar dalam mess.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa korban bekerja sebagai tenaga sekuriti di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Kemenhub Klas I Palembang beberapa tahun dan mengundurkan diri pada 2018 lalu. Setelah itu, korban memilih pulang kampung. Namun pada 2019 lalu, pernikahan korban dengan wanita asal Palembang berakhir dengan perceraian.

Pada akhir Januari lalu, korban kembali ke Palembang dan ingin bertemu dengan anak istrinya yang tinggal di Plaju, Rabu (12/2) siang. Namun oleh mertuanya, korban diusir. Korban memilih menemui teman akrabnya sewaktu bekerja di Balai  Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kementerian Perhubungan Klas I Palembang dan tinggal di mess.

Mungkin karena depresi, korban Badru Irawan memilih mengakhir hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali jemuran.

Saksi Abdullah dan Aguscik yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melapor ke Mapolsek Ilir Barat I. Petugas pun langsung meluncur ke TKP. (dom)

Komentar

Berita Lainnya