oleh

Markaz Syariah Didatangi TNI-Polri, Ada Apa?

SUMEKS.CO, KABUPATEN BOGORMarkaz Syariah Pesantren Alam dan Agrokultural milik Habib Rizieq Shihab, di Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, didatangi petugas TNI dan Polri, Rabu (13/1).

Kedatangan petugas untuk melakukan sosialisasi masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam mencegah penyebaran COVID-19. Sosialisasi itu dipimpin Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Kapolres Bogor AKBP Harun dan Muspika Megamendung.

“Jadi apabila ada masyarakat yang datang dari luar wilayah Megamendung harus bisa menunjukkan hasil rapid atau swab test. Didapat informasi ada 17 orang yang berasal dari Tasikmalaya untuk belajar di MS (Markaz Syariah) ternyata sudah kembali ke kampung halamannya,” kata Brigjen TNI Achmad Fauzi, dalam keterangannya.

Kemudian petugas memberikan pemahaman terkait protokol kesehatan termasuk di lingkungan pondok pesantren. Selain sosisalisasi, petugas juga melakukan rapid antigen terhadap beberapa pengurus dan pendatang di pondok pesantren.

“Dilanjutkan dengan pelaksanaan rapid test bagi para pengurus MS. Untuk para pendatang dari luar wilayah Kecamatan Megamendung maka diwajibkan melaksanakan rapid test. Terkait warga luar yang datang ke Markaz Syariah diharapkan dari pihak markas sendiri harus lebih selektif,” katanya. Dia pun mengimbau masyarakat khususnya di wilayah Bogor, Sukabumi dan Cianjur untuk selalu menegakkan protokol kesehatan.

Jika ditemukan pelanggar, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan.

“Semua harus menegakkan disiplin protokol kesehatan. Jangan lalai, jangan ceroboh dan jangan menyepelekan aturan yang telah ditetapkan. Karena semua yang telah ditetapkan oleh pemerintah tentunya untuk kebaikan bersama,” kata Achmad Fauzi. (pojokbogor)

Komentar

Berita Lainnya