oleh

Market Sector Bisnis Jasa Penjaminan Masih Longgar 

-Ekbis-100 views

PALEMBANG – Peluang bisnis penjaminan jasa keuangan masih sangat longgar, sehingga potensi di bisnis ini cukup menjanjikan. Situasi politik dan hari raya, agaknya jadi tantangan tersendiri. Seperti yang diungkapkan Direktur Operasional dan Jaringan Jamkrindo, Kadar Wisnurwarman.

“Tantangan bisnis masih sangat terbuka, karena dari sekitar Rp400 Triliun potensi, kita saja baru mencapai Rp210 Triliun,” terangnya saat ditemui disela Safari Ramadan Perum Jamkrindo di Pondok Pesantren Yatim dan Dhuafa Badillah Rukmini Jl. Booster KM 12, Senin (20/5).

Menilik market besar ini, pihaknya tak hanya memaksimalkan dari perusahaan keuangan yang telah ada, seperti perbankan, tapi juga dengan menggandeng financial technology sebagai perkembangan saat ini.

“Untuk fintech kita sudah Ada 2 perusahaan yang menjadi mitra, “katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang Jamkrindo Palembang, Trio Witarko menambahkan, saat ini piahkanya mendapatkan lawatan dari jajaran Direksi ke Palembang. Tidak hanya Safari Ramadahan tapi juga berkunjung ke mitra, seperti Bank Sumselbabel dan BNI.

“Kunjungan ke mitra kita mencari informasi ada kendala tidak di lapangan. Serta Evaluasi, dan prospek penjaminan kedepan. Seperti fintec, sumsel belum, baru sebetas penaikkan system online,” jelasnya menambahkan.

Sedangkan terkait kondisi industrial penjaminan, menurutnya proyeks akan tumbuh signifikan, selepas masa pemilu dan lebaran. Semenatra untuk sector UMKM memang tidak tidak terpengaruh. “Yang berkaitan langsung dengan kita soal isu pemilu, yakni di segmen bank garansi, dan kontruksi,” paparnya.

Dalam safari Ramadan kali ini, Jamkrindo juga menyerahkan bantuan ke sejumlah Pesantren sebagai bentuk kepedulian perusahaan. (cj10)

Komentar

Berita Lainnya