oleh

Masih Ada Warga Ogah Kenakan Masker

PALEMBANG – Salah satu cara menghindari virus COVID-19 seperti dianjurkan organisasi kesehatan dunia atau WHO (World Health Organization) adalah mengenakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, dan tidak berkerumun. Di Palembang, kesadaran masyarakat dalam mengenakan masker, cukup tinggi.

Hanya saja di jalan umum, masih ditemukan warga yang tidak mengenakan masker. Padahal, sosialisasi dan razia yang dilakukan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 rutin dilakukan.

Pantauan SUMEKS.CO Ahad (25/10) di beberapa jalan di Palembang, seperti Jl Kolonel H Barlian, Jl Jenderal Sudirman, Jl Veteran, Jl dr M Isa, Jl Slamet Riyadi, Jl KH Ahmad Azhari, Jl Kapten Arivai, Jl Angkatan 45, Demang Lebar Daun, dan beberapa jalan utama lainnya, banyak warga mengenakan masker. Namun masih ada beberapa warga yang tidak mengenakan masker. Jika dipersentase, warga yang tidak mengenakan masker sekitar 20 persen. Itu pun ditemukan di pemukiman.

Sosialisasi
Sosialisasi protokol kesehatan di Pasar Kuto, Palembang. foto: dendi romi sumeks.co

Warga yang keluar rumah mengendarai sepeda motor, mobil, naik angkutan umum atau berjalan kaki keluar rumah, banyak mengenakan masker.

Budi, salah satu warga mengaku mengenakan masker untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan COVID-19 di Palembang khususnya dan Tanah Air umumnya. Sebagai warga, dirinya menuruti anjuran pemerintah.

“Kalau mau dibilang bosan, ya bosan pakai masker,” kata Budi, Ahad (25/10).

Dia mengapresiasi kegigihan pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dalam mencegah penularan virus corona di Indonesia. Yang harus diingat, selain ikhtiar harus diiringi dengan berdoa.

“Tidak ada upaya lain selain berdoa kepada Allah SWT agar penyakit ini dicabut,” ujarnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya