oleh

Massa Tuntut Transparansi Anggaran Rumah Dinas

PALEMBANG – Puluhan massa menggeruduk Pemkot Palembang, Senin (22/7) pagi. Mereka yang tergabung dalam Rakyat Indonesia Berdaya Sumsel menuntut transparansi anggaran.

Khususnya mengenai fasilitas rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota. Dimana pemkot dianggap lalai dalam hal penggunaan anggaran, dengan sengaja membayar listrik di rumah pribadi keduanya.

Sehingga, Koordinator Aksi Harno Pangestoe meminta ada upaya konkrit untuk menyelesaikan permasalahan ini, agar tercipta pemerintahan yang baik. Tanpa ada kesan melanggar hukum.

“Kami minta pertanggungjawaban terhadap masalah ini. Jangan sampai ada oknum yang bermain dan sengaja membuang anggaran yang tidak seharusnya,”kata Harno.

Belum lagi rumah Dinas Wakil Walikota yang terletak dikawasan Kampus, Palembang. Berdasarkan letak lokasi dan fasilitas yang didapatkan, dinilai cukup berlebihan.

Karena, berdasarkan Permendagri No.7/2006 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintahan Daerah yang seharusnya memenuhi azas tertib, adil, transparan, efisien dan efektif, manfaat, keselamatan, kesejahteraan, kepatutan, dan akuntabel.

Serta memperhatikan kemampuan keuangan daerah. “Kami menginginkan kota Palembang bersih dari penjahat berdasi demi kesejahteraan masyarakat,”tambahnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandi mengatakan, massa yang menyampaikan aspirasinya ditemui langsung oleh Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa.

Kepada massa, Sekda mengaku akan melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran, dan melakukan perbaika. apabila memang betul – betul terjadi kesalahan.

“Prinsipnya tadi Pemkot sudah menerima aspirasi dari warga dan sudah ada komunikasi yang baik, sehingga massa dapat membubarkan diri dengan tertib,”ujarnya.(aja)

Komentar

Berita Lainnya