oleh

Masuk Era Digital, Kini Pasar Tradisional Sudah Bisa Go Online

PADANG – Semakin hari, Grebeg Pasar Ayo UMKM Go Online Kota Padang semakin bergairah. Ini karena semakin banyak juga pedagang berselancar ke marketplace berkat bantuan relawan yang tergabung dalam Pandu Digital Kota Padang Optimis. Mereka akan bersaing dengan pelaku bisnis di pasar digital.

Grebeg Pasar Ayo UMKM Go Online Kota Padang ini memfasilitasi enam pasar tradisional di Kota Padang yang didatangi relawan secara bergiliran. Aktifitas ini berlangsung pada 24 Juli hingga 6 Agustus mendatang.

Tujuannya adalah mengajak para pedagang pasar untuk segera berjualan online dalam rangka memperluas pasar dan meningkatkan penghasilan. Seperti diungkapkan salah seorang relawan pandu digital, Hendra (22).

Para pedagang menurutnya sangat antusias saat diberikan sosialisasi dan pendampingan untuk memulai bisnsis online di marketplace. Bahkan banyak para pembeli yang mendatangi booth hanya untuk diboardingkan.

Namun, kendala yang paling sering didapati adalah kurang stabilnya sinyal data ketika berada di dalam gedung pasar. Kendala ini bisa disikapi dengan mengajak para pedagang datang ke booth Kominfo.

Mendapat kabar bagus dari para relawan, Puti Adella Elvina Kepala Seksi Pengembangan dan Fasilitasi Platform Perdagangan, Kementerian Kominfo RI sangat bahagia. Ia yakin program Grebeg Pasar mampu meletakkan pondasi bagi para pedagang UMKM untuk memasuki era digital.

“Saya sangat bahagia mendengar kabar baik ini. Grebeg Pasar UMKM Go Online dirancang sebagai pondasi awal agar para UMKM dapat bermain di kancah digital. Program ini kan diselenggarakan di berbagai kota. Semakin banyak dan merata (pedagang pasar) yang memiliki toko online maka marketplace akan lebih ramai oleh pedagang UMKM,” tutur Ade.

Kabar bagus ini rupanya datang dari para relawan dimana pada hari ke dua mereka mampu memboardingkan 249 UMKM di Pasar Belimbing Kota Padang. Jika di rata-rata perhari UMKM yg dibordingkan mencapai 180 pedagang, maka pada dua belas hari pelaksanaan bakal lebih dari 2000 UMKM di Kota Padang yang melapak di berbagai marketplace di Indonesia.

Ade berharap agar para pedagang yang telah memiliki toko online segera menjadi active seller supaya mereka mampu meraup untung yang lebih besar. Jika banyak diantara pedagang yang menjadi active seller maka pihak marketplace juga akan memberikan pendampingan dan edukasi yang lebih mendalam kepada para pedagang.

“Saat ini kami fokus untuk memboardingkan para pedagang ke marketplace. Tapi saya berharap setelah ini mereka langsung gencar berjualan sehingga nantinya menjadi active seller. Saya juga kembali mengingatkan kepada marketplace agar siap melanjutkan usaha kami dengan pendampingan yang lebih intensif kepada para UMKM ini,” lanjut Ade.

Grebeg Pasar di Kota Padang masih menyisakan jadwal di Pasar Lubuk Buaya, Pasar Batu Sangkar dan Pasar Bandar Buat. Jika memungkinkan maka para relawan juga hadir di Pasar Aur Bukit Tinggi dan Pasar Payah Kumbuh. Setelahnya pada penutupan nanti para relawan akan kembali menyisir Pasar Raya Padang.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya