oleh

Material Masjid Raya Sriwijaya Banyak Dicuri

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Belum selesai penyelidikan dan pemeriksaan terhadap kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya Palembang, kabar tidak sedap malah datang dari lokasi pembangunan yang berada di Jl Gubernur HA Bastari, Jakabaring Palembang.

Betapa tidak, pembangunan masjid yang digadang-gadang terbesar dan termegah se-Asia itu dikabarkan telah menjadi sasaran tindak pidana pencurian. Beberapa barang diantaranya besi ulir yang berada di lokasi tersebut oleh orang tidak dikenal.

Hal itu dibenarkan Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH Selasa (8/6) yang mengatakan bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian di lokasi proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

“Berdasarkan informasi, beberapa barang telah hilang dicuri seperti besi ulir untuk tiang pondasi masjid, saat ini lokasi tersebut sudah dilakukan penyegelan redline,” ungkap Khaidirman melalui sambungan telepon.

Khaidirman juga mengungkapkan bahwa di lokasi tersebut saat diperiksa oleh petugas Kejati Sumsel memang ada beberapa pintu masuk yang terbuat dari seng telah sengaja dibuka namun pihaknya hingga saat ini masih akan menyelidiki lagi.

Ketika disinggung apakah akan ada pengaman atau tidak di lokasi pembangunan masjid tersebut, Khaidirman menjawab singkat pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut.

“Kita belum bisa jawab terkait hal tersebut. Red line itu salah satu bentuk upaya kita mengamankan lokasi pembangunan masjid,” jelas Khaidirman.

Untuk diketahui, dalam kasus ini setidaknya ada 4 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel atas dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Keempat tersangka itu yakni, Eddy Hermanto, Syariffudin, Dwi Kridayani, serta Yudi Arminto.

Setidaknya dalam kasus ini kurang lebih Rp130 miliar telah digelontorkan Pemerintah Provinsi Sumsel, untuk digunakan membangun masjid yang disiapkan dalam rangka menyambut acara Asaan Game 2018 silam.

Namun nyatanya proyek tersebut hingga saat ini tidak berlanjut alias mangkrak tidak ada bentuk masjid yang terlihat, hanya berupa pondasi serta beberapa tiang beton yang terlihat yang telah tertutupi oleh rumput ilalang. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya