oleh

MBU Boyong Bek Tengah Jebolan Atletico Penarol Uruguay

PALEMBANG – Jelang penutupan transfer, Muba Babel United makin aktif belanja pemain. Kali ini Laskar Ranggonang –julukan Muba Babel United- resmi merekrut bek tengah Muhamad Zainal Haq.

Hal tersebut tidak dibantah Manajer Muba Babel United, Achmad Haris. Ketika dikomfirmasi awak media usai latihan di Mini Soccer Prioritas, Palembang, Rabu (22/9/2021) pagi, Haris ,sapaan Achmad Haris, membenarkan jika MBU ,singkatan Muba Babel United, telah mendapatkan tanda tangan Zainal Haq.

“Ya, Zainal Haq bersama kami dalam mengarungi kompetisi Liga 2 2021 ini. Zainal Haq merupakan pemain berposisi sebagai bek tengah, dia pemain yang cukup berpengalaman,” kata Haris yang juga Staf Khusus Bupati Musi Banyuasin (Muba) Bidang Pemuda dan Olahraga ini.

Zainal Haq lanjut Haris sudah gabung dalam latihan tim MBU yang kali ini dibesut Sasi Kirono. Zainal Haq sudah nampak dalam latihan tim yang berhome base di Stadion Serasan Sekate, Kota Sekayu, Muba di Mini Soccer Prioritas Palembang. “Kita butuh pengalaman Zianal Haq ini,” kata dia.

Hanya memberi tahu Zainal Haq merupakan pemain kelahiran Sidoarjo, 5 Apr 1992. Zainal Haq memiliki postur cukup ideal tinggi 175 cm dan berat 68 kg. Sejumlah klub besar tanah air pernah menggunakan jasa Zainal Haq. Sebut saja Mitra Kukar, Badak Lampung FC, Kalteng Putra, Persela Lamongan dan Surabaya United.

Sebagaimana di lansir tranfermark Zainal Haq berstatus bebas transfer. Dalam situs online khusus tranfer pemain tersebut Zainal Haq dibanderol Rp 1,47 M pada transfer sebelumnya. Lantas siapa Zainal Haq sebenarnya?

Nama Muhammad Zainal Haq pernah mencuat ketika direkrut Atletico Penarol pada Januari 2011. Klub elite Uruguay ini tertarik memakai jasanya usai melihat aksinya bersama Sociedad Anonima Deportiva (SAD), tim yang diperkuat pemain muda Indonesia yang berkompetisi di negara itu.

Di Penarol, Zaenal Haq tampil bersama tim U-19. Namun, kiprahnya berama Penarol U-19 terbilang singkat menyusul cedera lutut parah yang menderanya. Setelah menjalani operasi, Zainal Haq menjalani terapi selama enam bulan di Uruguay.

Dia sempat pulang ke Indonesia untuk memulihkan cederanya dan kemudian kembali ke Penarol. “Tapi, saya tak lama di Penarol karena direkrut Vise (Belgia),” kenang Zainal dalam channel Youtube Omah Balbalan.

Tak lama bergabung di Vise, lutut Zainal Haq kembali cedera. Ia pun menjalani operasi untuk kali kedua pada cedera yang sama. Pada momen itu, ia harus istirahat total selama setahun. Kondisi yang membuatnya sempat berpikir untuk meninggalkan sepak bola. Beruntung, dalam kondisi galau dan terpuruk, Zainal ditelepon oleh Rahmad Darmawan yang saat itu menangani Arema Cronus pada musim 2012/2013.

“Coach Rahmad mengajak saya ke Arema. Status saya saat itu tidak dikontrak. Saya hanya memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Arema. Khususnya terapi untuk mempercepat pemulihan cedera lutut saya,” terang Zainal.

Sejalan dengan pemulihan cedera yang menunjukkan progres yang baik, kepercayaan diri Zainal perlahan tapi pasti mulai tumbuh. Setelah pulih, Zainal bergabung dengan Persebaya di bawah bendera PT Mitra Muda Inti Berlian (sekarang menjadi Bhayangkara FC) pada 2013.

Sayang, semusim di klub itu penampilannya belum optimal alhasil Zainal lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Peruntungan Zainal Haq mulai terbuka ketika ia bergabung di Persela Lamongan yang berkiprah pada ajang Torabika Soccer Championship 2016. Awalnya, Zainal Haq sempat kesulitan menembus tim inti.

“Itu juga karena saya sendiri masih sempat ragu untuk melakukan benturan keras. Tapi, sejalan dengan waktu, saya kian percaya diri dan kemudian mulai mendapatkan menit bermain yang banyak di Persela,” kata Zainal.

Setelah menjalani masa sulit selama semusim di Persela, Zainal akhirnya mendapat jatah starter Laskar Joko Tingkir di Liga 1 2017. Aksinya bersama Persela membuat Kalteng Putera yang baru promosi tertarik memakai jasanya pada Liga 1 2018.

Sayang, krisis finansial yang melanda Kalteng Putera membuat penampilan pemain dan tim tidak optimal. Zainal pun hengkang ke Aceh United dan kemudian memperkuat Perseru Badak Lampung di Liga 1 2019. Selepas dari Badak Lampung, ia bergabung dengan Mitra Kukar, klub Liga 2 dan kini menjadi milik Muba Babel United. (*)

Komentar

Berita Lainnya