oleh

Melawan, Dapat Hadiah Dua Butir Timah Panas

MUARA ENIM – Tim LEBAH Polsek Tanjung Agung berhasil menangkap DPO kasus pelaku pencurian dan pemberatan (Curat), Rabu (22/1) pukul 15.00 WIB. Pelaku diketahui bernama Febrianto (19), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, .

Pelaku berhasil diamankan dari pengembangan pelaku Yondi Melki Saputra (19) yang terlebih dahulu sudah diamankan oleh Polsek Tanjung Agung kerana melakukan pencurian di ruang laboratorium computer SMPN 1 Tanjung Agung.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP  Arif Mansyur SH SIK MM ketika dikonfirmasi Kamis (23/1) mengatakan, berawal pada hari Sabtu (11/1) lalu pihak sekolah melaporkan bahwa  ruang laboratorium komputer dibongkar pelaku.

Selain itu, kata dia ada beberapa barang yang hilang seperti 1 unit komputer server yang teridiri dari 1 unit monitor LCD Lenovo, 1  unit CPU Lenovo, 1 buah keyboard Lenovo, 1 buah mouse, 1  unit komputer Client Lenovo Intel core i3, 1  unit CPU advan, 1  unit UPS Weaerness, 1  buah kabel power LG, 1  buat trali jendela dan 1  helai hordeng jendela warna ungu.

“Dari hasil olah TKP pelaku masuk dengan cara merusak trali jendela ruang laboratorium computer. Kemudian anggota melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk pelaku Yondi Melki Saputra,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan pelaku Yondi Melki Saputra, didapati pelaku lainnya bernama Febrianto dan anggota mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di tempat persembunyiannya di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Agung.

“Pelaku Febrianto berhasil diciduk. Namun saat dilakukan pengembangan terhadap barang bukti, pelaku mencoba melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur oleh anggota, selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke mapolsek Tanjung Agung untuk dilakukan proses lebih lanjut,” jelasnya.

Dari pengakuan pelaku Febrianto, muncul 1 orang DPO berinisial CC (20) ikut terlibat aksi pencurian dan pemberatan ruang laboratorium computer SMPN 1 Tanjung Agung. “Kami harapkan DPO CC menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegasnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya