oleh

Melawan, Paha Julius Dipelor

PALI – Tim gabungan Satuan Reskrim dan Satuan Reskrim Narkoba Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil melumpuhkan, Julius (39), warga Dusun IV, Desa Siku, Kecamatan Niru, Kabupaten Muara Enim dengan sebutir timah panas bersarang di paha kanannya.

Penangkapan yang berlangsung, Rabu (17/6/2020) sekitar pukul 12.00 WIB, di jalan wilayah Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, ketika tim gabungan melakukan penghadangan terhadap pelaku, yang dicurigai membawa narkoba.

Namun, saat dilakukan penghadangan terhadap sepeda motor yang digunakan pelaku. Ternyata pelaku justru mencoba memberikan perlawanan, dengan mengambil senjata api rakitan (senpira) jenis revolper yang berada didalam tas sandangnya.

Dengan tegas petugas langsung melumpuhkan pelaku, dengan menghadiahinya sebuah peluru bersarang di paha kananya hingga tidak berkutik. Pengeledahan dilakukan, namun petugas tidak berhasil menemukan barang bukti narkoba yang diincarnya.

Hanya saja, sepucuk senpira beserta tiga buah amunisi caliber 5.56 yang siap ditembakan, berhasil diamankan dari tangan pelaku, yang langsung digelandang menuju UGD RSUD Talang Ubi untuk menjalani perawatan, sebelum digiring ke Mapolres PALI.

Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Rahmad Kusnedi didampinggi Kasat Reskrim Narkoba AKP Andi Noviansyah mengatakan, bahwa pelaku akan dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman maksimal seumur hidup.

“Saat akan diamankan, tersangka sempat berlari dan mencoba melawan petugas dengan mengeluarkan Senpira dari dalam tas yang dibawanya, sehingga anggota kita melakukan tindakan tegas dan terukur, melumpuhkan tersangka dengan timah panas di kaki bagian kanan,” jelasnya, Kamis (18/6).

Sementara, pelaku Julius mengatakan, bahwa dirinya hendak menemui temanya yang ada di Kecamatan Penukal. “Aku hendak menemui teman di Kabupaten PALI. Senjata itu memang saya bawa untuk jaga-jaga diri di jalan,” akunya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya