oleh

Melirik Pertanian dan Perkebunan Desa Perambahan

-Sumsel-2 views

PERAMBAHAN — Desa Perambahan Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu desa yang memiliki potensi di Bumi Sedulang Setudung. Dengan luas wilayah 2.434 hektar, desa yang didirikan sejak tahun 1983 ini memiliki potensi bidang pertanian dan perkebunan.

Kepala Desa Perambahan H.M Dadang mengatakan sumberdaya ini merupakan aset desa yang sangat potensial untuk pengembangan usaha agribisnis yang dapat menyerap tenaga kerja banyak (padat karya) dalam rangka mengendalikan pengangguran dan menjaga stabilitas perekonomian desa.

Dadang berharap pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dapat lebih memperhatikan desanya yang memiliki potensi pertanian yang tinggi. “Kami meminta bantuan perbaikan infrastruktur irigasi, pompanisasi, rehabilitasi jaringan irigasi tersier yang mengalami pendangkalan.

Sektor Agribisnis, lanjut Dadang, merupakan sektor primer yang banyak dilakoni oleh warga desa dan masih terdapat potensi yang cukup besar untuk dikembangkan.  “Sebagai contoh, potensi pengembangan disektor lain yaitu peternakan sapi dan ayam kampung, dan perikanan tambak yang sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Kades Dadang.

Dari data ternak yang tersedia nampak bahwa potensi ini belum tergarap sepenuhnya, dan masih diharapkan upaya pengembangan usaha ternak. Oleh karenanya lahan ini mesti dijaga untuk tidak mengalami alih fungsi secara ekstrim yang dapat merampas hak warga banyak untuk berusaha secara ekonomi kerakyatan.

“Selain itu sumberdaya alam ini juga dapat dikemas menjadi suatu atraksi wisata yang menarik untuk pengembangan usaha kepariwisataan pertanian.  sehingga mampu menyerap tenaga kerja dari penduduk lokal,” harapnya.

Dengan lahirnya dana desa, terang Dadang, dapat menggenjot perekonomian dan pembangunan masyarakat desa. Dana desa yang digulirkan tahun ini sebesar 1,5 milyar telah dipergunakan untuk keperluan stimulus peningkatan perekonomian Desa Perambahan.

Dengan digulirkannya dana desa, pihaknya sudah membuat kebijakan pembangunan untuk masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan gedung PAUD di dusun III, dan pembangunan badan jalan usaha tani falam rangka memudahkan warga untuk mengangkut hasil bumi dari desa.

“Pemerintah menempatkan dana langsung di desa dengan tujuan memberantas kemiskinan dan pengangguran. Dua hal itu harus diutamakan saya sebagai kepala desa sehingga pada saatnya nanti desa menjadi mandiri,” pungkas Dadang

Sementara Camat Banyuasin I Noffaredy, S.Sos., MM berharap pembangunan pedesaan dapat meningkat seiring pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, mantan Camat Sumber Marga Telang ini mengakui banyak potensi desa yang tidak tergarap dengan baik karena terhambat masalah dana.

“Jadi dengan adanya dana desa sekarang ini yang dikelola langsung oleh desa, tentunya berbagai potensi desa itu bisa dikembangkan dengan baik untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Undang- undang tentang desa pun telah tertuang pada UU No. 6/2014, lalu didukung oleh PP Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa,” ungkap Camat Noffaredy.(ril/aqda)

Komentar

Berita Lainnya