oleh

Membakar Lahan Sendiri, Ikut Terbakar Lahan Orang Lain, Ditangkap!

PANGKALAN BALAI – Pelaku pembakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banyuasin terus diungkap oleh Satgas Karhutla setempat. Kali kembali ditangkap terduga pelaku karhutla atas nama Maolana (45 ), warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Ahad (22/9).

Selain mengamankan terduga pelaku, ikut diamankan barang bukti berupa korek api gas warna merah merek Tokai, cangkul, 1 bilah parang, bekas bungkus rokok kretek merek Dados, sepasang sepatu, 1 buah baju kaus lengan pendek warna hitam, 1 celana pendek warna hijau dan 2 potong kayu gelam yang sudah terbakar.

Akibat tindakan pelaku menyebabkan lahan seluas 7 hektare di RT 18, Kavlingan Jakabring, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin menjadi terbakar. Saat ini pelaku masih diamankan di Mapolsek Rambutan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kita ungkap kasus karhutla di Rambutan, dan tangkap satu terduga pelaku,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar SIK melalui Paur Humas Bripka Riduan AMd.

Informasinya saat itu terduga pelaku membakar lahan yang akan ditanan padi yang berada di lahan kavlingan yang dijaga oleh saksi Zainal. Kemudian terduga pelaku meminta izin untuk mengelola lahan tersebut untuk bercocok tanam padi, selanjutnya lahan itu dibersihkan mulai ilalang, kayu gelam dan membakarnya.

Saat membakar lahan itu, rupanya pelaku meningalkannya untuk salat dan saat ditinggal, rupanya api telah membesar merambat ke lahan lain dan membakar kurang lebih 7 hektar lahan.

Pelaku akan dikenaikan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan berdasarkan UU RI No 32 tahun 2009 tentang PPLH dan atau UU RI No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan atau UU RI No.39 tahun 2014 tentang perkebunan dan atau pasal 187, 188,189 KUHP Jo pasal 53 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara denda 5 sampai dengan 10 miliar Rupiah. (qda)

Komentar

Berita Lainnya