oleh

Membludak, pola pendaftaran Bantuan UMKM dirubah

Baturaja – Puluhan mengaku terkejut dengan perubahan sistem pengajuan berkas Bantuan dana dari kementrian koperasi melalui dinas koperasi kabupaten OKU. pasalnya, kebanyakan warga yang sudah ikut antri untuk mengajukan berkas tersebut sejak pagi tak mengetahui kalau pengajuan berkas bantuan tersebut saat ini melalui desa dan kelurahan masing masing.

Ahmadi, salah satu warga desa Baturaden kecamatan Lubuk Raja mengungkapkan ia ikut antri sejak pukul 10.00 WIB pagi pada Selasa (20/10/2020). Namun hingga waktu istirahat belum mendapat giliran mengajukan berkas bahkan setelah jam istirahat selesai.

” Saya kesini (Dinas koperasi) membawa 10 berkas warga saya. kebetulan saya merupakan RT di desa saya. Namun ketika akan mengajukan pihak dinas mengatakan pengajuan tidak bisa melalui perorangan namun harus memakai sistem kolektif.” ungkap Ahmadi.

beberapa warga lain juga menyesalkan tindakan pegawai dinas koperasi yang terkesan tak melayani. Bahkan tak membukakan pintu disaat mereka hendak mengajukan berkas.

” Kami ini sudah jauh datang, kok malah tidak di layani sama sekali. lolos atau tidaknya berkas ini yang penting terima dahulu.” teriak warga.

menyikapi keluhan masyarakat tersebut. Kabid pemberdayaan koperasi Ermuni mengatakan, pihaknya telah mendapat instruksi dari sekda OKU untuk mengubah format pendaftaran dari pendaftaran perorangan menjadi pendaftaran secara kolektif. Hal tersebut ditakutkan akan menimbulkan kerumunan massa dan berpotensi terjadi penyebaran virus covid-19.

” Hal ini di lakukan mengingat untuk pendaftaran secara perorangan ini berpotensi akan menimbulkan kerumunan masa yang di khawatirkan akan menimbulkan klaster baru penyebaran virus covid -19. makanya kita tidak melayani pendaftaran secara perorangan,” Ujar Ermuni.

Selain itu, menumpuknya berkas yang ada di dinas koperasi juga menjadi landasan untuk di ubahnya format pendaftaran. Ermuni menjelaskan saat ini sudah ada 8000 lebih berkas yang menumpuk di dinas koperasi dan harus di input untuk di kirimkan ke kementrian koperasi.

“Kita mulai kekurangan tenaga untuk mengentry data, karena sudah menumpuk. Tenaga yang ada sudah kewalahan untuk menginput datanya. takutnya tidak terkejar lagi penginputan data hingga pada batas waktu pendaftaran di tutup,” Lanjut nya.

Ermuni mengaku pihaknya sudah mensosialisasikan perubahan format pendaftaran ini sesuai dengan surat edaran sekda OKU melalui kecamatan. Kemudian kemudian di teruskan kepada lurah/ kades oleh pihak kecamatan.

” Hari Jum’at lalu sudah kita kirimkan informasi perubahan format pendaftaran ini kepada group camat. Jika pendaftaran hari Senin, tidak lagi secara perorangan namun secara kolektif.” Akunya.

Menurut Ermuni, pendaftaran tidaklah di tutup, hanya pola nya saja yang di ubah. Pihaknya masih terus menerima berkas pendaftar hingga tanggal 26 November 2020.
” Sekali lagi kita jelaskan, pendaftaran tidak kita tutup. hanya formatnya saja yang di ubah. masih ada kesempatan bagi yang ingin mengajukan. ” Pungkasnya.(Ar)

Komentar

Berita Lainnya