oleh

Menag Batalkan Keberangkatan Haji, PKS Takut Arab Saudi Tersinggung

SUMEKS.CO- Anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis kecewa lantaran pemerintah mengumumkan pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun ini. Untuk diketahui, pembatalan keberangkatan itu dikarenakan belum ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi tentang penyelenggaraan haji 2020.

Menurut Iskan, keputusan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi adalah keputusan sepihak, karena tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPR. “Ini tidak lazim dalam mekanisme bernegara, tanpa konsultasi dan melakukan rapat dengan Komisi VIII DPR. Kami Fraksi PKS memprotes sikap yang tidak bijak tersebut,” ‎ujar Iskan kepada wartawan, Rabu (3/5).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengeluhkan, sikap Menag yang terburu-buru dan tidak menunggu kepastian dari pemerintah Arab Saudi. “Keputusan mendadak ini mengagetkan saya, seharusnya Kemenag RI menunggu dulu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi demi menjaga hubungan bilateral kedua negara,” tegasnya.

Iskan khawatir, keputusan Menag ini membuat pemerintah Arab Saudi kecewa. “Bagaimana kalau Pemerintah Arab Saudi tersinggung?” katanya.

“Kami F-PKS tidak bertanggung jawab atas keputusan sepihak Menteri Agama ini. Saya khawatir ada efek menjadikan hubungan Indonesia dan Saudi merenggang,” tukasnya.

Dia menyebut, semestinya keputusan ini dikomunikasikan terlebih dulu dengan Menteri Haji Saudi atau Kemenlu RI. Sebelumnya, Menag Fachrul Razi menyampaikan, pemerintah memutuskan keberangkatan jamaah haji 2020 dibatalkan.

Kebijakan ini diambil karena pemerintah harus mengutamakan keselamatan jamaah di tengah pandemi virus korona. Menag menegaskan bahwa keputusan pembatalan jamaah haji ini sudah melalui kajian mendalam.(jpg/pk)

Komentar

Berita Lainnya