oleh

Menakar Kesempatan Sumsel Jadi Tuan Rumah Piala Dunia : Menanti Loby Gubernur Ditengah Ganjalan Fasilitas Pendukung

PALEMBANG – Gubernur Sumsel, Herman Deru bersama jajaran menerima kunjungan tim PSSI yang diketuai langsung oleh Komjen Pol Iriawan alias Iwan Bule, dalam verifikasi kesiapan sebagai tuan rumah Piala Dunia U20, 2021 mendatang.

Meski secara umum PSSI tak meragukan kesiapan Gelora Jakabaring yang sudah dinilai berstandar internasional, mulai dari areal parkir, ruang ganti pemain, tribun penonton sampai rumput lapangan dinilai sudah cukup memenuhi persyaratan.

Namun penunjukkan Sumsel sebagai tuan rumah agaknya sedikit terganjal fasilitas pendukung mulai dari Stadion Pendamping dan lapangan latihan, yang harus bisa segera diselesaikan. Sebab, ini akan menjadi parameter, mengingat sebelumnya Sumsel sudah dikenal baik sebagai penyelenggara even.

“Nanti akan kami ajukan ke FIFA untuk dinilai dan diputuskan,”kata Iwan kepada awak media disela verifikasi yang dilakukannya, Selasa (11/2). Hadir bersama Iwan, Sekjen PSSI Ratu Tisha yang juga telah beberapa kali datang ke Palembang.

Meninjau fasilitas kesehatan dan ambulance

“Memang faktanya ada catatan di lapangan pendukung yang masuk fasilitas penunjang stadion utama. Hampir semua stadion pendukung masih bermasalah. Sejauh ini kita lihat stadion Atletik ukurannya belum standar dan juga tentu perlu perombakan,”tambah Iwan.

Gubernur Sumsel, Herman Deru berharap Gelora Jakabaring akan dipilih mengingat sejarah yang dimilikinya. Deru mengakui jika Jakabaring punya lebih banyak pengalaman penyelenggaraan even internasional dibanding daerah lain.

“Kami pemerintah sangat siap dan akan segera anggarkan apa saja yang dibutuhkan. Termasuk fasilitas pendukung agar semua syarat terpenuhi. Kami yakin dan optimis karena pengalaman yang kita miliki sulit ditiru daerha lain,”jelasn Deru didampingi Ketua Asprov PSSI Sumsel, Ucok Hidayat.

Saat memberikan keterangan pers

Disisi lain, jurnalis olahraga senior Palembang, Sidratul Muntaha berharap lobi yang dilakukan Deru untuk menjadi tuan rumah bisa lebih maksimal lagi. Sebab, dari statement yang diberikan Iwan Bule saat verifikasi, belum ada jaminan jika Sumsel akan terpilih.

“Tinggal sejauh mana lobi Gubernur untuk mendapatkan ini. Tidak cukup hanya Asprov (PSSI) saja yang berjuang. Saya sepakat kalau Gubernur mau anggarkan perbaikan fasilitas, namun yang terpenting adalah maintenance. Itu yang jadi masalah utama di Sumsel,”jelas Sidra.

Berkaca dari kondisi Stadion bumi Sriwijaya yang saat ini cukup mengkhawatirkan. Padahal Stadion milik pemerintah ini sempat menjadi salah satu venue Asian Games 2018 yang tentunya sudah memiliki standar Asia.

“Diluar itu, kita mengajukan lapangan Softball dan lapangan atletik sebagai fasilitas pendukung. Tentu akan jadi pertanyaan, sebab memang bukan peruntukannya. Lapangan tersebut agaknya kurang tepat untuk dijadikan pendamping bagi Stadion Utama,”tambah Sidra.

Idealnya, untuk mendampingi Gelora Jakabaring kota Palembang memaksimalkan lagi Stadion yang sudah ada seperti Bumi Sriwijaya dan Stadion Kamboja yang kembali lagi menurut Sidra, koordinasi, komunikasi dan maintenance seluruh sumber daya menjadi masalah utama yang harus diperbaiki untuk menjadi even internasional. (aja)

 

Komentar

Berita Lainnya