oleh

Menang Telak, Shavkat Mirziyoev Lanjut Periode Kedua Presiden Uzbekistan

UZBEKISTAN – Negara Uzbekistan telah menyelesaikan pemilihan dengan hasil akhir yang menunjukkan bahwa Shavkat Mirziyoev akan menjalani masa jabatan keduanya sebagai presiden negara itu.

Para pemilih di negara terpadat di Asia Tengah itu memberikan suara pada 24 Oktober dalam pemilihan yang telah diramalkan bakal dimenangkan Mirziyoev dengan mudah.

Dengan raihan 90 persen suara, Mirziyoev akan meneruskan langkahnya untuk memperbaiki negara itu, menghentikan rezim represif pendahulunya, dan meluncurkan program reformasi radikal dan ekstensif.

Para pemilih yang diwawancarai oleh Radio Liberty mengatakan, mereka secara bulat mendukung petahana. Mengatakan bahwa kehidupan mereka telah meningkat secara nyata selama masa jabatan pertamanya.

Di antara pujian pada pemilihan yang berlangsung aman dan itu hanya ada satu kritik yang terdengar; tidak adanya tokoh oposisi yang nyata dalam pemungutan suara.

Apakah calon lainnya tersingkir karena adanya hambatan administratif, ternyata tidak. Warga benar-benar telah tahu siapa yang akan mereka pilih.

“Tidak,” kata pemilih menjawab pertanyaan apakah kurangnya kandidat oposisi adalah masalah.

“Saat ini hidup saya menjadi jauh lebih mudah. Hal-hal sekarang stabil. Toko-toko penuh. Anda dapat menukar uang dengan dolar. Saya memilih presiden (petahana) tentu saja. Siapa lagi yang harus saya pilih?” kata seorang warga.

Mirziyoyev sangat populer di negeri itu. Kemakmuran yang dibawa pemerintahannya membuat rakyat nyaman. Padahal, Mirziyoyev melawan empat kandidat lainnya, yang semuanya didukung oleh kekuatan yang ada.

Mayoritas pemilih di negara terpadat di Asia Tengah itu memang percaya bahwa Uzbekistan sedang menuju ke arah yang benar. Mayoritas pemilih pada tahap ini kurang tertarik untuk dapat menjalankan pilihan lainnya. (rmol.id)

Komentar

Berita Lainnya