oleh

Menanti Kerja Cepat Manajemen

-Sportainment-1.247 views

PALEMBANG – Dorongan kepada Manajemen PT SOM yang menaungi Sriwijaya FC terus didengungkan oleh kelompok suporter. Mereka berharap lewat proses penyerahan saham dari Muddai Madang ke Herman Deru memberi asa.

Hanya saja, sebulan berlalu belum ada gerakan yang maksimal dari Herman Deru yang juga Gubernur Sumsel sebagai langkah konkrit pembenahan. Informasi yang dihimpun, Sekda Nasrun Madang ditunjuk secara langsung sebagai caretaker manajer.

Ia pula yang menjadi sosok dibalik hadirnya kembali pemain macam TA Mushafri dan Bobby Satria. Termasuk berkomunikasi dengan pemain macam Wijay, Mahyadi Pangabean dan Ambrizal yang sebelumnya diberitakan akan memperkuat Sriwijaya FC di Piala Indonesia.

Pemain-pemain ini diharapkan bisa menambal kekosongan yang ada di tubuh tim. Tidak hanya untuk sementara waktu, tetapi juga hingga Liga 2 bergulir. Sebab, meski tak lagi produktif, para pemain ini punya pengalaman yang diharapkan bisa membantu Sriwijaya FC kembali ke kasta tertinggi.

Sayangnya, tidak hanya pengalaman yang dibutuhkan. Liga 2 dikenal keras dan penuh tantangan bagi pemain. Ini yang harus diantisipasi, agar Sriwijaya FC masih bisa bersaing dan menjaga asa. Setidaknya, manajemen harus merekrut pemain yang produktif dan sesuai kebutuhan.

“Pelatih utama kita sementara ini Hartono Ruslan. Memang sekarang sedang fokus ke Piala Indonesia. Tapi manajemen juga mempertimbangkan kebutuhan di Liga 2 mendatang,”kata Sekretaris Tim, Hendri Rizal.

Apa yang dilakukan oleh manajemen saat ini, salah satunya juga bertujuan untuk tidak membuat suporter kecewa. Sebab seperti diketahui, Sriwijaya FC didukung oleh tiga basis utama kelompok suporter yakni Singa Mania, Ultras Palembang dan S-Man Hooligan.

Ketiga ketua masing-masing kelompok suporter ini berharap tangan besi Herman Deru yang juga Gubernur tersebut untuk bisa membangkitkan kembali Sriwijaya FC dengan bersinergi dengan berbagai pihak terkait. (aja/habis)

Komentar

Berita Lainnya