oleh

Mengapa Rasio Kematian Pasien Corona di Jerman Sangat Rendah? Ayo Dipelajari…

BERLIN – Ketika dunia bergulat dengan pandemi virus corona, Jerman tampaknya patut jadi perhatian bahkan dicontoh Indonesia. Meski tercatat belasan ribu kasus Covid-19, jumlah pasien yang meninggal dunia terbilang rendah.

Pada Kamis (19/3/2020) pagi, menurut Institut Richard Koch, negara itu memiliki 10.999 kasus yang dikonfirmasi, 2.801 lebih banyak dari hari sebelumnya. Tetapi hanya 20 kematian total.

Artinya, rasio kematian pasien corona di negara itu ‘hanya’ 0,18 persen, jauh lebih rendah daripada Italia – dengan rasio kematian tertinggi – 8,3 persen, dan Inggris 2,2 persen. Padahal Jerman memiliki 8.373 lebih banyak kasus daripada Inggris.

“Tes, tes, tes” telah menjadi rekomendasi utama WHO untuk mengatasi virus, dan telah dideskripsikan oleh para ahli sebagai kunci keberhasilan di negara-negara seperti Korea Selatan, yang menerapkan inisiatif luas untuk mengecek lebih awal ribuan orang dalam sehari.

Christian Drosten, seorang ahli virus di rumah sakit Charite, Berlin yang menyarankan pemerintah setempat, mengatakan kepada Watson Daily awal bulan ini bahwa pengujian adalah salah satu alasan struktural sehingga rasio kematian Jerman sangat rendah.

Menyediakan alat tes corona di berbagai tempat menjadi dasar pendekatan Jerman untuk memerangi virus mematikan ini.

Tes Covid-19 tersedia melalui layanan kesehatan wajib Jerman sejak Januari, jauh lebih awal dari kebanyakan negara di dunia.

Sebenarnya, alat tes corona di Jerman tidak secepat yang dimiliki Korea Selatan. Tapi warga di negara tersebut harus cepat melakukan tes ketika menunjukkan gejala ringan atau telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.

Di Inggris, beberapa orang masih kesulitan mendapatkan akses untuk tes corona. Situasi serupa di Indonesia dan hal ini sudah dikeluhkan sejumlah gubernur.

Inisiatif tambahan, seperti situs pengujian virus corona adalah contoh bagaimana negara mempromosikan akses yang mudah ke sana. (fat/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya