oleh

Mensos Mau ke Papua Tapi Dilarang

SUMEKS.CO, PALEMBANGMenteri Sosial RI Ir Tri Rismaharini MT melaksanakan penyaluran bantuan sosial bagi korban bencana sosial kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dan paket atensi kepada penyandang disabilitas fisik Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Budi Perkasa (BRSPDF) Palembang, Selasa (11/5).

Risma mengatakan, pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian negara terhadap pihak keluarga korban kekerasan KKB Papua, supaya keluarga tetap tegar dan mengikhlaskan wafatnya Bharatu Anumerta I Komang Wira Natha yang telah berjuang di medan pertempuran. Dan memberi asa dan motivasi hidup untuk para penyandang disabilitas fisik yang ada di BRSPDF Palembang.

“Untuk 2 korban KRI Nanggala sudah kita berikan bantuannya di Surabaya. Ini bantuan untuk ahli waris korban KKB yang kebetulan juga berasal dari Sumsel. Semua ini wujud dari kehadiran negara untuk mereka-mereka yang memang membutuhkan. Semoga dapat membantu meringankan beban hidup mereka,” kata Risma, didampingi Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru dan Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah beserta jajaran OPD Sumsel.

Dia menceritakan, kalau kondisi di Distrik Ilaga Kabupaten Puncak Papua saat ini memang mencekam dan memprihatinkan. Betapa tidak, puluhan rumah rusak sehingga warga mengungsi dihantui ketakutan yang luar biasa. Kehidupan sosial-ekonomi terganggu termasuk pendidikan anak disana tak berjalan normal.

“Berat di sana warga sipil pun banyak yang mengungsi, kami memberikan bantuan berupa makanan. Sebetulnya saya mau ke sana tapi dilarang. Kita bersama mendoakan agar kondisi segara membaik,” imbuhnya.

Mantan Wali Kota Surabaya tersebut menyampaikan, adapun santunan yang diberikan untuk ahli waris I Komang berupa buku tabungan Rp100 juta, bantuan Rp13 Juta, piagam penghargaan dan paket sembako. Dan beberapa alat bantu seperti kursi roda dan kaki palsu.

Komentar

Berita Lainnya