oleh

Menteri Yasonna Dapat Surprise dari Partai Gelora Indonesia

SUMEK.CO – Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) resmi mendapatkan Surat Keterangan (SK) berbadan hukum dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonganan Laoly.

Partai digawangi M Anis Matta diharapkan berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara.

Yasonna didampingi Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar dan Direktur Tata Negara AHU Baroto menyerahkan SK Partai Gelora lewat rapat virtual, hari ini, Selasa (2/6/2020).

“Kami menyambut gembira sebagai partai politik baru yang dapat menyampaikan aspirasi masyarakat, kita harap dapat konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat, menghindari perbuatan KKB, menjadi bagian dari perekat dan pemersatu bangsa,” kata Yasonna dalam keterangan resminya.

Yasonna berharap pengurus Partai Gelora untuk bisa bersama-sama pemerintah bahu-membahu membantu masyarakat menangani pandemi Covid-19.

“Saya berharap jajaran pengurus Partai Gelora bersama pemerintah melalui aksi sosial dan memutus rantai penyebaran Covid, jalani protokol kesehatan, gunakan masker, cuci tangan dengan air mengalir, serta jaga jarak,” ujarnya.

Yasonna meminta Partai Gelora berperan jadi agen persatuan dan persaudaraan karena memiliki jaringan pengurus di 34 provinsi, 423 kabupaten-kota, dan 3.639 kecamatan di seluruh NKRI.

“Sebagai menteri yang telah menerima permohonan pendaftaran badan hukum partai politik, saya melihat Partai Gelora bisa melakukannya secara terstruktur dan massif,” ucapnya.

Dalam rapat virtual tersebut, Menkumham melihat militansi kader Partai Gelora, dan jaringan luas menjadi modal penting untuk mengarungi gelombang kehidupan demokrasi di Indonesia.

Partai Gelora, ungkap Yasonna, akan menjadi bagian dari partai politik di parlemen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Saya percaya pada pesta demokrasi 2024 akan menjadi kontender yang diperhitungkan partai-partai lain,” jelasnya.

“Alhamdulillah pada pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyerahkan SK berbadan hukum atas nama Partai Gelora Indonesia, diserahterimakan secara virtual kepada Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta,” ujar ketua DPW partai Gelora Sumsel Erza Saladin.

Lantas, pada siang harinya Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia mengambil SK tersebut langsung di Kementerian Hukum dan HAM.

Sebelum serahterima SK Menteri Yasonna H Laoly sempat mendapatkan suprise dari Ketua DPD Gelora Kabupaten Nias berupa ucapan ulang tahun untuk beliau.

Ada kesyukuran yang mendalam, lanjut Erza Saladin yang kita rasakan pengurus partai setelah melihat historical time pembentukan Partai Gelora Indonesia.

Didirikan pada 28 Oktober 2019 bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. “Semangat ini menjadikan eksistensi Indonesia menjadi nyata, lalu di deklarasikan ke publik pada 10 November bertepatan dengan hari Pahlawan yang mencerminkan determinasi untuk mempertahankan kemerdekaan dan eksistensi Bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Lalu dengan pemberitahuan SK Menkumham dan ditandatangani menteri bertepatan pada 26 Romadhon 1441 Hijriah, menjelang 27 Romadhon. Sebagai salah satu malam Lailatul Qadar.

“Dan hari ini 2 Juni 2020 bertepatan satu hari momen lahirnya Pancasila 1 Juni 2020 diperingati, semoga semua indikasi-indikasi ini memberikan keyakinan kita semua bahwa Partai Gelora Indonesia Insya Allah memberikan manfaat dan kontribusi bagi seluruh Bangsa Indonesia, ini semua juga menjadikan kita semua lebih termotivasi merealisasikan cita-cita besar Partai Gelora Indonesia menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama dunia’ pungkas Erza Saladin. (ril)

Komentar

Berita Lainnya