oleh

Menunggu Renegosiasi Kontrak dengan Manajemen Babel Muba United

JAKARTA – Bobby Satria sedang harap-harap cemas. Mantan kapten Sriwijaya FC itu waswas menunggu renegosiasi kontrak dengan manajemen Babel Muba United. Pembicaraan ulang terkait nilai kontrak ini akan menentukan pemasukan setelah Liga 2 terkatung-katung.

“Bagi kami tidak ada persen-persenan untuk gaji setelah kompetisi gak jadi digelar. Fix kami tidak akan dapat gaji selama belum ada pembicaraan ulang kontrak karena pembayaran gaji terakhir dari manajemen hanya sampai bulan Oktober,” ungkap Bobby yang kini memperkuat Babel Muba United.

Bobby maklum tidak mendapatkan gaji setelah Oktober. Ini karena memang kontraknya kadaluarsa di bulan itu. Namun nasib dia masih diikat Babel Muba United. Manajemen menjanjikan komposisi pemain saat ini 100 persen dipakai lagi jika kompetisi diputar Februari nanti.

Artinya, secara lesan pemain masih terikat kontrak dengan manajemen, sementara secara di atas kertas sudah habis masa kontrak. “Kami gak bisa kemana-mana meski kontrak habis karena terikat dengan manajemen. Tapi kami tenang karena manajemen jamin memakai jasa kami lagi. Janji itu yang memenangkan kami,” ucapnya. “Tentu saja menunggu juga regulasi PSSI seperti apa,” lanjutnya.

Terkait kelanjutan kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menjanjikan kompetisi Liga 2 akan berlanjut mulai Februari. Untuk kontrak pemain dengan klub, akan dirilis peraturan terkait ini. Untuk hal ini, sebelumnya PSSI telah berdiskusi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Hasilnya akan dituangkan dalam Surat Keputusan yang kemudian menjadi rujukan klub dalam menentukan nasib pemain ke depan.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya