oleh

Meskipun Gugup, Pedagang Pasar Cinde Siap Divaksin

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menggelar vaksinasi tahap kedua untuk pedagang pasar tradisional akan dimulai, Rabu (3/3) besok. Pedagang di Pasar Cinde, Jl Jendral Sudirman, Kecamatan Bukit Kecil, menjadi yang pertama diinjeksi vaksinasi COVID-19.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Palembang Jaya Unit Pasar Cinde, Abdul Rizal SPd melalui Wakil Kepala Pasar, Hendra Wijaya menyampaikan, pihaknya bersama Petugas Dinas Kesehatan Sumsel tengah melakukan pendataan identitas pedagang. Hasilnya, sebanyak 200 pedagang mendaftarkan diri mengikuti vaksinasi.

“Kalau pedagang di wilayah kami (PD Palembang Jaya unit Cinde) dari 150 pedagang ada 60 orang yang bersedia mengikuti dan mendaftarkan dirinya vaksinasi disini kepada kami. Selebihnya ada 140 orang didata pihak Dinkes Sumsel,” kata Hendra saat dibincangi SUMEKS.CO, Selasa (2/3).

Ia menambahkan, berdasarkan informasi Dinkes Sumsel, mereka hanya diwajibkan mendata dan mensosialisasikan pentingnya vaksinasi. Fungsinya memutus mata rantai COVID-19 di pasar yang dianggap memiliki potensi persebaran virus sangat tinggi.

“Informasinya sudah kami dapatkan sejak Senin kemarin. Mereka (Dinkes Sumsel) meminta kami melakukan sosialisasi dan melakukan pendataan. Awalnya mereka semua menolak. Namun ketika mereka menyakini vaksin ini aman dan gratis, ada beberapa yang mendaftar sampai hari ini terus ada yang berdatangan mendaftakan diri,” imbuhnya.

Adapun memang, sambung Hendra, banyak diantara pedagang yang sebelumnya sudah terdata di Kelurahan sehingga tidak semua pedagang yang akan melakukan vaksinasi yang akan digelar di Halaman Bank Mandiri, Wilayah Cinde. “Mereka antusias atas terselenggaranya vaksin disini. Meskipun memang banyak yang mengaku gugup dan bingung, lantaran sosialisaisnya cukup singkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sucipto (63) salah satu mekanik mesin di Pasar Cinde menyampaikan kalau sepenuhnya siap divaksin COVID-19. Meskipun tergolong sebagai penyintas lanjut usia. “Saya mengikuti informasi perkembangan vaksin melalui berita-berita. Kalau saya yakin saja, tidak ada perdiapan khusus ataupun gugup. Saya sehat, semoga vaksin besok berjalan lancar,”pungkasnya. (bim)

Komentar

Berita Lainnya