oleh

Minimal Satu Gelar

JAKARTA – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabidbinpres)  PP PBSI Susi Susanti berharap para pebulutangkis Indonesia jaga tradisi koleksi gelar di Daihatsu Indonesia Master. Tahun ini, ajang tersebut memasuki tahun keenam. Pada kejuaraan yang dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada 22-27 Januari itu. Putera puteri terbaik Indonesia bisa mempertahankan dua gelar tahun lalu. Jika pun toh meleset, satu gelar juga gak masalah.

“Setiap atlet kalau bertanding pasti punya target untuk juara. Tidak perlu saya sebutkan dari sektor mana. Karena semua sektor punya kewajiban masing-masing. Yang pasti target satu emas atau mengulang capaian tahun kemarin,” ujar Susi Susanti. Saat jumpa pers jelang penyelenggaraan Daihatsu Indonesia Masters di Jakarta, Senin (21/1).

Tahun lalu, bendera Indonesia berkibar setelah Anthony Sinisuka Ginting juara di tunggal putera. Dan Kevin Sukamulja/Marcus Gideon dari ganda putera. Tahun ini, Indonesia masih andalkan Ginting dan duet Marcus/Kevin untuk menjadi yang terbaik. Di ajang yang perebutkan hadiah total 350 Dolar AS atau setara Rp4,9 miliar. Selain itu juga ada Rian Hardianto/Fajar Alfian, tunggal putra Jonatan Christie, Tommy Sugiarto, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Kemudian ada pemain top luar negeri juga berdatangan. Seperti Kento Momota Jepang), Chen Long (Tiongkok), Viktor Axelsen (Denmark), Nozomi Okuhara (Jepang) dan Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok). Total, 267 atlet dari 20 negara akan bertarung di ajang Indonesia Masters 2019.

Pada ajang kali ini, menjadi momen spesial bagi Tontowi/Liliyana. Panpel sengaja menyiapkan kejuaraan sebagai ajang perpisahan mereka. Tepatnya sejam sebelum partai final pada 27 Januari nanti. Ini karena Liliyana alias Butet undur diri dari dunia bulu tangkis. Dia akan menjauh dari raket untuk menekuni bisnis yang dirintis sekitar tiga tahun ini. Kemasan acaranya masih dirahasiakan agar surprise.

“Saya harus siapkan mental sebaik mungkin. Mental dibutuhkan tidak hanya saat hadapi pertandingan tapi juga momen perpisahan. Berat bagi saya meninggalkan dunia yang membesarkan nama saya. Tapi saya akan bermain sebaik mungkin meski ini pertandingan perpisahan buat saya,” ucap Butet.(kmd)

Skuad Indonesia:

Tunggal putra: Anthony Sinisuka Ginting, Tommy Sugiarto dan Jonathan Christie.

Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani.

Ganda putra: Kevin Sanjaya/Marcus Gideon; Wahyu Nayaka/Ade Yusuf; Fajar Alfian/Mohammad Rian; Berry Anggriawan/Hardianto; dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Ganda putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu; Della Destiara/Virni Putri; Ni Ketut Mahadewi/Rizki Amelia; Yulia Barkah/Jauza Fadhila; dan Agatha Imanuela/Siti Fadia

Ganda campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva; Ronald/Debby Susanto; Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas; Hafiz Faizal/Gloria Emenuelle; Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir; dan Akbar Bintang/Winny Oktavina.

Komentar

Berita Lainnya