oleh

Minta DPRD Keluarkan Surat Rekomendasi Pemecatan Kepala Bulog Sumsel

SUMEKS.CO – Arahan Menteri Pertanian terkait penyerapan gabah dan beras petani dengan harga Rp 4.200 kepada pihak Bulog Sumsel nampaknya tidak dihiraukan. Kekecewaan itu juga terlihat tumpah melalui aksi Sriwijaya Corruption Watch (SCW) di depan Gedung DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (7/4).

Dalam aksi tersebut, SCW meminta DPRD Provinsi Sumsel untuk membuat surat rekomendasi pemecatan Kepala Bulog yang dianggap telah mengecewakan, bahkan telah mengabaikan arahan dari Menteri Pertanian.

“Setelah teman-teman melakukan pengecekan langsung ke lapangan, ternyata harapan itu tidak tercapai, bahkan gabah kering hanya dibeli seharga Rp 3.200,” kata Direktur SCW, M Sanusi usai kegiatan aksi.

Ditambahkan Sanusi, bahwa pihaknya sangat berharap kepada DPRD Provinsi Sumsel untuk dapat segera membuat surat rekomendasi pemecatan Kepala Bulog. “Kepala Bulog harus segera diganti, karena kalau tidak diganti secara otomatis ini akan berlanjut terus dan merugikan para petani di Sumsel,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa akan terus memperjuangkan hak-hak para petani guna kemakmuran para petani itu sendiri hingga apa yang menjadi harapan dapat segera tercapai.

Komentar

Berita Lainnya