oleh

Minta Jatah, Sampah Baru Diangkut

MURATARA-Warga di Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, keluhkan adanya petugas pengangkut sampah yang melakukan pungutan liar (Pungli) ke masyarakat. Menurut warga, petugas sempat mengancam jika tidak diberikan uang sampah yang menumpuk di sejumlah TPS tidak akan diangkut.

Eli warga yang mengeluhkan adanya pungutan liar (Pungli) dilakukan sejumlah petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLHP) Muratara. Saat dibincangi Jumat (10/5), mengatakan. Gundukan sampah di tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), sudah terlihat menumpuk sejak dua pekan terakhir.

Saat petugas pengangkut sampah DLHP Muratara datang, mereka meminta uang ke masyarakat. Dan mengancam jika sampai tidak ada uang setoran mereka akan meninggalkan tumpukan sampah begitu saja. Dan tidak akan mengangkutnya.

“Saya tidak tahu tiba-tiba minta uang untuk ngangkut sampah. Saya tidak ada uang untuk apa mereka memaksa saya. Sempat mengancam, kalau tidak di kasih uang mereka tidak mau angkut sampah di sini,” timpalnya.

Menurut informasi yang ditangkap warga dari petugas. Iuran yang mereka pungut sama seperti di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) lainnya di wilayah Muratara.

Warga mengaku, sampah yang menumpuk selama dua pekan terakhir dan dibiarkan begitu saja oleh petugas. Menimbulkan aroma yang tidak sedap dan mengganggu pemandangan umum. Bahkan tumpukan sampah itu, memancing reaksi hama lalat ke permukiman.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya