oleh

Minta Pemkot Tertibkan Angkutan Kayu

PRABUMULIH – Ratusan warga mengendarai empat buah mobil truk yang mengatasnamakan dirinya sebagai Aliansi Gerakan Sipil (Agresi) dan gabungan tiga LSM di Kota Prabumulih. Mereka  mendatangi gedung Pemkot Prabumulih Rabu (9/1) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan mereka tak lain untuk menyampaikan beberapa tuntutan. Pertama, menuntut Pemerintah segera menertibkan angkutan kayu yang melebihi kapasitas daya dukung jalan lingkar. Dan penyusunan muatan sehingga tidak membahayakan pengguna jalan lain.

Kedua, meminta pemerintah agar menyampaikan kepada seluruh masyarakat kota Prabumulih apakah ada kontribusi angkutan truk kayu PT TEL. Atau angkutan lain seperti MHP dan lainnya ke pemerintah kota Prabumulih maupun untuk pembangunan jalan.

Selain itu pada pendemo itu juga meminta menertibkan dan mengamankan aksi pungutan liar (pungli) oleh oknum aparat pejabat Pemkot. Dan oknum sipil di sepanjang jalan lingkar serta yang membebaskan mobil bermuatan besar lewat jalan kota pada malam hari.

“Kami minta angkutan truk ditertibkan. Kami juga minta Pemkot membeberkan apa saja kontribusi angkutan kayu yang lalu-lalang lewat Jalan Prabumulih khususnya untuk pembangunan,” tegas Sastra, Koordinator aksi.

Ditegaskannya, truk kayu membuat jalan rusak, jalan berdebu dan macet. “Apa kontribusi mereka ke pemerintah kota Prabumulih, jangan sampai kita hanya menanggung susahnya saja tapi kontribusi tidak ada,” sindirnya. (chy)

 

 

Komentar

Baca Juga