oleh

Minta Perlindungan Kepala Desa

-Sumsel-1.798 views
PALI – Pasca terjadinya aksi pemerkosaan dan perampokan terhadap bidan desa yang bertugas di Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes). Di salahsatu desa di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI) ternyata memberikan trauma tersendiri bagi para bidan.

Namun, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten PALI Kasmiati mengaku. Bahwa dirinya justru baru mengetahui adanya tidakan tak terpuji. Yang dialami bidan desa yang bertugas di Puskesdes oleh Orang Tak Dikenal (OTD).

“Saya baru tahu ini kalau ada kejadian itu dan itu sangat sadis. Untuk itu, agar tidak terjadi di wilayah Kabupaten PALI. Kita minta perlindungan penuh kepada seluruh kepala desa. Agar bidan desa yang bertugas di Puskesdes bisa terlindungi dari hal seperti itu,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya. Untuk semua bidan yang bertugas diwilayah Kabupaten PALI hingga saat ini tercatat sebanyak 550 orang. Yang telah terbagi dari tiga tempat tugas mulai dari Rumah Sakit, Puskesmas, dan Puskesdes.

“Jadi jumlah 550 bidan yang ada terbagi tiga pembagian. Untuk bidan desa semuanya ada di seluruh desa-desa di Kabupaten PALI. Namun, dari satu desa ada yang memiliki bidan desa lebih dari satu. Kalau data rincinya saya tidak ingat,” pungkasnya.

Sementara, Eni salah satu bidan desa di Kabupaten PALI mengatakan. Bahwa dirinya mengutuk keras para pelaku yang tega melakukan aksi keji tersebut.

“Kami prihatin dengan saudara kami yang menjadi korban itu. Kalau dibilang trauma mungkin kami tidak. Tapi dengan adanya kejadian ini maka kami bisa lebih waspada lagi,” katanya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya