oleh

Mirip Jokowi, Harnojoyo Marah Dalam Rapat dan Tegaskan Bakal Copot Kepala Dinas

Sumeks.co – Walikota Harnojoyo berang kepada jajarannya. Luapan emosi Harnojoyo itu terlihat saat rapat Program dan Kegiatan Prioritas 2020-2023 serta Rencana Percepatan Pengembangan Infrastruktur dan Perekonomian yang berlangsung di rumdin Walikota, Jl Tasik pada Kamis (2/7).

Bahkan Harnojoyo menyebut jika dirinya tak sungkan mengganti Kepala Dinas (OPD) yang tidak menunjukkan hasil memuaskan dalam evaluasi kinerja. “Tidak ada itu yang katanya tidak tergantikan (sebagai Kepala Dinas). Kalau ukurannya kinerja, siapapun (Kepala Dinas bisa diganti),”tegas Harnojoyo dihadapan peserta rapat.

Apalagi saat ini Pemkot Palembang tengah disorot dari segi penanganan Pandemi Covid-19. Kasus yang kembali meningkat membuat kota Palembang berada di Zona merah. Harnojoyo meminta keseriusan jajarannya itu untuk berinovasi dan menciptakan kesempatan agar tetap bisa menggerakkan roda pembangunan dan perekonomian.

“Anda (Kepala Dinas) duduk disini untuk menjemput kesempatan. Jangan hanya menunggu APBD yang ketika habis, tidak lagi bekerja. Manfaatkan pihak ketiga. Lakukan perencanaan yang mengedepankan kebutuhan masyarakat. Cepat dan sesuai kebutuhan,”pinta Harnojoyo.

Belum lagi soal koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menurutnya saling menunggu dan saling bertumpu. Padahal, ia sebetulnya berharap para OPD ini bisa berkolaborasi mewujudkan visi dan misi Palembang Emas Darussalam 2023. Karenanya ia meminta seluruh Dinas berbenah dan segera melakukan perbaikan.

Sekda Ratu Dewa bersama Kepala Bappeda Litbang Harrey Hadi, Asisten II Ansyori, Kepala Inspektorat Gusmah Yuzar dan Kepala Diskominfo Edison yang ikut dalam rapat. (protokol)

“Misalnya Pasar. Mau dibagusi harus menunggu APBD. Apa tidak bisa kerjasama dengan Bank? Kalau ada 29 Bank (yang mendukung), sudah ada 29 pasar yang direvitalisasi. (Contoh lain) Lampu jalan. Di Kementerian itu ada bantuan ribuan lampu LED, tapi Palembang tidak dapat satupun.  Gedung (Mall Pelayanan Publik) megah dan bagus tapi pelayanan masih lambat,”jelas Harnojoyo.

Oleh sebab itu ia juga meminta seluruh OPD memprioritaskan rencana dan kegiatan pada 2020-2023 mendatang sesuai dengan kebutuhan dan kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat. Seperti banjir, kemacetan, pelayanan yang terkendala birokrasi, agar kontribusi Pemkot terlihat nyata di tengah masyarakat.

Rapat ini sendiri digagas oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan kota Palembang, Ansyori ST MM. Dalam rapat tersebut dipaparkan rencana pembangunan dari lima OPD yakni Dinas PU-PR, Dinas Pera-KP, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Dinas PMPTSP. Secara umum dijelaskan Ansyori dalam rapat bahwa saat ini ada sembilan program strategis pembangunan kota Palembang.

Yaitu : (1) Restorasi Sekanak Lambidaro, (2) Pembangunan Fly Over Simpang Sekip, (3) Pembangunan Underpass Simpang Charitas, (4) Pembangunan embung Konservasi seluas 100 ha di Gandus, (5) Pembangunan Lingkar Timur Dalam Kota Palembang, (6) Pembangunan turap Sungai Musi, (7) Pembangunan kaki Jembatan Musi IV menuju jl A Yani, (8) Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Sistem Gandus, (9) Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kalidoni.

Kemarahan Harnojoyo ini mengingatkan kita pada kejadian yang ramai beberapa hari ke belakang. Presiden Jokowi marah kepada jajarannya lantaran kinerja para Menteri yang dianggap kurang memuaskan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah bidang Kesehatan di masa pandemi Covid-19 . Video Presiden yang marah dalam rapat Kabinet itu kemudian viral di jagat maya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya