oleh

Mobil Dirampas, Sopir Travel Kritis

MARTAPURA – Komplotan pelaku perampasan disertai kekerasan kembali terjadi di Bumi Sebiduk Sehaluan. Kali ini dialami supir travel Suyono (52), warga Desa Wanasari, Kecamatan Semendawai Timur.

Akibat kejadian tersebut korban kritis, sedangkan mobil Daihatsu New Xenia (warna putih tahun 2012) BG 1072 YB dibawa kabur oleh para pelaku yang diduga berjumlah dua orang, Minggu (23/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kejadian perampasan tersebut terjadi dijalan Raya tepatnya diperbatasan Desa Bantan dengan Desa Pahang Asri, Kecamatan Buay Pemuka Peliung. Korban pertama kali ditemukan warga sekitar tergeletak dengan kondisi berlumuran darah di Tempat Lokasi Kejadian Perkara (TKP).

Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, saat itu korban yang kesehariannya bekerja sebagai supir travel tersebut mendapatkan telpon dari orang yang tak dikenal yang akan memesan mobil rentalan.

“Modus pelaku ini memesan mobil rental kepada korban dan bertemu di Desa Gumawang. Setelah korban sampai di Gumawang. Pelaku ini tidak ada, namun setelah dihubungi korban, pelaku ini minta dijemput di Desa Rawa Bening BK III, Kecamatan Buay Madang Timur,” Kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH Sik melalui Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra didampingi Kapolsek BP Peliung IPDA Sairoji, Senin (24/2).

Sesampai di Desa Rawa Bening kata Kapolsek, korban bertemu dengan pelaku, disana terjadi kesepakatan antara pelaku dengan korban untuk diantarkan ke Martapura untuk menjemput teman pelaku.

Namun ketika melintas di Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung pelaku meminta korban untuk melambatkan laju kendaraannya karena ada satu rekan pelaku sudah menunggu di tepi jalan.

Setelah rekan pelaku masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan di arah Martapura.
“Setelah sampai di Martapura, korban diajak ke salah satu kafe yang ada di perbatasan OKU Timur dengan Way Kanan.

Disana korban diajak pelaku untuk mencoba minuman keras, namun korban tidak mau,” jelasnya.

Setelah dari kafe tersebut lanjut Kapolsek, korban kembali diajak pelaku ke Desa Bantan dengan alasan untuk menemui teman pelaku.

Setelah sampai di Desa Bantan, kedua pelaku sempat mengkonsumsi narkoba disana korban kembali diajak oleh pelaku, tetapi tidak ditanggapi oleh korban.

Setelah mengkonsumsi narkoba, korban diajak berjalan kembali oleh kedua pelaku untuk menjemput temannya di kampung dekat Pahang Asri.

Saat melintas di jalan persawahan antara Bantan dan Desa Pahang Asri, ternyata kedua pelaku menunjukan rumah di tengah persawahan bahwa rumah tersebut adalah rumah teman pelaku, sehingga korban turun dari mobil.

“Saat korban turun dari mobil kedua pelaku langsung menyerang korban menggunakan benda tumpul, dimana korban memberikan perlawanan, hingga korban mengalami luka pada muka dan kepalanya dan langsung berlari menyelamatkan diri dan berhasil ditemukan warga dan langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke RSUD,” katanya.

Sementara, mobil korban dibawa kabur oleh kedua pelaku ke arah Martapura menuju Baturaja OKU. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp 90 Juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek BP Peliung.

“Hingga kini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan hasil penyelidikan mobil korban yang dibawa kabur oleh kedua pelaku terlibat kecelakaan tunggal di wilayah hukum Polsek Semidang Aji Polres OKU.

Saat anggota mendatangi TKP laka lantas kedua pelaku kabur.Saat ini mobil tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian sektor Semidang Aji OKU,” pungkasnya. (sal)

Komentar

Berita Lainnya