oleh

Money Politik Termonitor di Mura-Muratara

MURATARA-Diduga membawa logistik serangan fajar,  tiga orang warga di Desa Kelumpang Jaya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara, di massa warga. Kejadian itu terpantau Senin (15/4) sekitar pukul 20.30 WIB. Kedua warga yang sempat di amuk massa langsung dilarikan ke kantor polisi. Untuk diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku.

‎Ketua Bawaslu Kabupaten Muratara, Munawir saat di konfirmasi Selasa (16/4) membenarkan. Adanya tiga orang yang tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara. Dia mengaku dua orang diduga melakukan OTT itu sempat mengalami penganiayaan dan mengalami luka. Karena di hajar menggunakan benda tumpul.

“Ada tiga orang terindikasi melakukan money politik. Kronologisnya semalam sekitar setengah sebelas. Ada tiga orang yang lewat dan di cegah warga. Lalu didapati sejumlah barang bukti, berupa 87 amplop isi uang tunai senilai Rp100 ribu, jadi jumlahnya Rp8,7 juta. Kemudian ada surat mandat dari caleg yang bersangkutan, serta surat contoh coblos suara,” katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya belum bisa berkomentar banyak lantaran kasus OTT itu masih dalam proses penyelidikan Gakkumdu. Pelapor dan terlapor memang beda partai. Untuk selanjutnya, Bawaslu Muratara akan langsung ke Kecamatan Nibung untuk melakukan pemeriksaan. Dan pihaknya menyayangkan adanya kasus itu terjadi di wilayah Muratara.

Pihaknya berharap, kasus ini bisa menjadi pelajaran politik terhadap masyarakat agar tidak melakukan money politik terutama menjelang Pemilu.

Sementara itu, Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kapolsek Nibung Iptu Denhar membenarkan jika di wilayahnya ada kasus itu. Beberapa orang yang terduga melakukan money politik memang awalnya sempat di bawa ke Polsek Nibung. Namun pihaknya sudah menyerahkan kasus itu ke pihak Bawaslu.

“Itu memang benar ada kejadiannya semalam, tapi sudah kita serahkan ke tim Gakkumdu karena terkait proses Pemilu,” timpalnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya