oleh

MU Masih Bermasalah dengan Gol

JAKARTA – Madura United (MU) masih memiliki kelemahan jelang melawan Sriwijaya FC pada 16 Besar Piala Indonesia 2018/2019.

Lini depan mereka masih kesulitan belanja banyak gol. Situasi ini membuat tim berjuluk Sape Kerab masih belum bisa menunjukkan sebagai tim terbaik di Liga 1 musim ini meski memiliki pemain top di setiap posisi.

“Kami tinggal membenahi finishing touch (penyelesaian akhir). Anak-anak bisa menciptakan banyak peluang tapi sulit mencetak gol. Jadi nanti kami akan terus benahi ini secara pelan-pelan dan bertahap,” ungkap Pelatih Madura United Dejan Antonic sebagaimana dilansir situs resmi klub.

Dejan mengeluhkan kinerja lini depan karena di empat pertandingan terakhir hanya produksi 7 gol.

Rinciannya, menang agregat 3-1 atas Cilegon United di fase 32 Besar dan menang 4-1 atas Madura FC pada Babak 64 Besar. Padahal, di lini depan Madura United diperkuat top skorer Liga 1 musim lalu, Aleksander Rakic.

Selain itu juga punya Greg Nwokolo, Andik Vermansyah, Alberto Goncalves juga Zah Rahan yang memiliki agresivitas di depan gawang lawan.

Dejan akan terus genjot pembenahan di sektor depan. Terdekat, mereka akan mencoba racikan anyar saat uji coba melawan Timnas Indonesia U-22 besok selasa (12/2).

Laga pemanasan itu diharapkan bisa menghasilkan solusi seretnya produktivitas gol lini depan saat menghadapi Sriwijaya FC nanti. “Saya ingin anak-anak lebih tenang mengendalikan permainan,” ucapnya.

Bagi Rakic, ini memang musim perdananya bersama Madura United. Namun, dia menampik bahwa masih butuh adaptasi dengan cara bermain tim asal Kota Garam tersebut.

Dia mengklaim, kerja sama sudah terjalin dari setiap pemain. Kerja sama yang bisa hasilkan gol hanya menunggu waktu saja.

“Saya butuh waktu, nanti perlahan-lahan akan bisa lebih baik. Sekarang sudah mulai menyatu dengan yang lain. Tapi jika lebih lama dan berlatih bersama terus, akan tambah bagus nantinya,” ujar Rakic. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya