oleh

MU Sudah Hubungi Antonio Conte, Solskjaer di Ujung Tanduk

ITALIA – Pakar transfer Sportitalia dan Gazzetta dello Sport Alfredo Pedullà menyatakan, Manchester United sudah menghubungi manajemen Antonio Conte. Tapi kedua belah pihak masih ragu untuk bersepakat.

Kontak itu menjadi kenyataan setelah MU kalah telak 0-5 di kandang sendiri melawan Liverpool sehingga manajer Ole Gunnar Solskjaer di ambang dipecat.

Sky Sport Italia seperti dilansir dari Antara sebelumnya melaporkan bahwa Manchester United belum menghubungi Conte atau agennya. Menurut Pedulla, kondisi itu kini sudah berubah di mana kontak awal sudah dijalin Senin (25/10) malam waktu setempat.

Mengutip football-italia, situasi itu menunjukkan Solskjaer mungkin segera hengkang. Tapi laporan yang sama juga mengingatkan bahwa Manchester United belum memutuskan akan memecat manajernya.

Solksjaer terikat kontrak hingga Juni 2024 sehingga akan sangat mahal jika harus diganti karena Conte juga berbayaran besar.

Baru saja menjuarai Serie A bersama Inter, Conte juga tadinya enggan menerima pekerjaan pada pertengahan musim.

Dia menginginkan jaminan mengenai arah yang ingin dituju MU, dengan investasi di pasar transfer untuk menghadirkan pemain-pemain yang cocok dalam skema 3-5-2 yang selalu menjadi pilihan Conte.

Conte bukan satu-satunya calon pelatih MU karena masih ada Zinedine Zidane yang setelah meninggalkan Real Madrid juga berstatus bebas.

Sementara itu, Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer dihujani kritik keras sampai menimbulkan spekulasi mengenai masa depannya setelah timnya kalah telak 0-5 di kandang sendiri ketika melawan Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris baru-baru ini.

Kekalahan kandang terburuk United dari musuh bebuyutan mereka itu memupus euforia kembalinya Cristiano Ronaldo ke klub itu dan asa meraih gelar liga yang membesar seiring dengan kedatangan Ronaldo. Kekalahan itu juga membuat manajemen dan pola kepelatihan manajer asal Norwegia dipertanyakan tepat pada tahun ketiganya bersama MU.

Memang di lapangan tidak ada pendukung United yang menyerukan pemecatan Solskjaer saat mereka tertinggal 0-4 pada babak pertama yang merupakan pertama kali terjadi selama era Liga Premier. Tetapi netizen, media massa Inggris, dan para analis serempak mengajukan pertanyaan apakah pemilik United sudah waktunya mengganti manajer tim.

Mantan bek Liverpool dan timnas Inggris Jamie Carragher yang kini menjadi analis utama Sky Sports menyatakan, Solskjaer tidak bisa dianggap setara dengan manajer Liverpool Juergen Klopp, manajer Manchester City Pep Guardiola, atau bos Chelsea Thomas Tuchel.

”Saya kira Ole memang sudah menunaikan tugasnya dengan baik tetapi untuk menghadapi Klopp, Tuchel, dan Pep, Manchester United membutuhkan manajer yang lebih baik lagi,” kata Jamie Carragher seperti dikutip Reuters.

”Saya tidak nyaman mengatakan seseorang harus dipecat, tetapi kita nyaman mengatakan Fred tidak cukup baik atau Scott McTominay tidak cukup baik. Oleh karena itu, saya tak merasa terlalu jahat untuk mengatakan Ole Gunnar Solskjaer tidak cukup baik,” tambah Carragher.

United hanya memetik satu poin dari empat pertandingan terakhir dan kini sudah tertinggal delapan poin di bawah pemuncak klasemen Chelsea.

Tidak ada indikasi United bakal segera mengganti manajer, bahkan mantan kapten mereka, Gary Neville, berharap Solskjaer diberi kesempatan untuk membalikkan keadaan.

”Saya kira klub ini akan menahan diri dan saya tidak beranggapan mereka sudah merencanakan ada manajer lain musim ini dan mereka akan bergandengan tangan dengan Ole sampai akhir musim,” kata Neville.

Sejak era keemasan Alex Ferguson di mana United memenangkan 13 gelar Liga Premier sampai terakhir 2013, klub ini belum pernah memenangkan liga. David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho bahkan kesulitan membawa tim ini kembali ke puncak.

Solskjaer sendiri sudah menyatakan tidak berniat mengundurkan diri dan bertekad akan terus berjuang. ”Saya percaya kepada diri saya sendiri, saya percaya bahwa saya semakin dekat dengan apa yang saya inginkan bersama klub ini,” kata Solskjaer. (Antara)

Komentar

Berita Lainnya