oleh

Mulai Besok, Transaksi Kartu Kredit Wajib dengan PIN Online 6 Digit

JAKARTA – Terhitung besok, (1/7/2020) pengguna kartu kredit tak lagi diperkenankan melakukan transaksi dengan tandatangan sebagai verifikasi dan autentikasi, melainkan wajib dengan PIN online 6 digit.

Hal ini sesuai dengan keputusan Bank Indonesia dalam aturan perubahan atas Surat Edaran (SE) BI No 11/10/DSAP tentang penyelenggaraan kegiatan pembayaran dengan menggunakan kartu.

Dalam penjelasannya, BI menyebut penggunaan PIN online 6 digit berlaku bagi kartu kredit baru dan yang sudah ada di tangan konsumen.

Pengecualian hanya untuk transaksi dengan kartu kredit dari Penerbit luar negeri atau transaksi di negara lain yang masih menerapkan verifikasi dan autentikasi dengan tandatangan. Bagi yang belum punya PIN disarankan menghubungi call center bank penerbit kartu untuk diproses.

“Penggunaan PIN lebih aman dari tandatangan mengingat PIN adalah angka rahasia yang hanya diketahui pemiliknya. Pengguna kartu tidak boleh memberitahu PIN-nya kepada pihak lain.

Selain itu, transaksi menggunakan PIN telah terenkripsi dan transaksi dilakukan secara real time,” ujar penjelasan BI. BI sendiri sudah bekerja sama dengan penerbit kartu kredit untuk sosialisasi penggunaan PIN, yang kemudian diteruskan kepada para pengguna.

Baik melalui sosmed, WA, email dan lampiran tagihan.

Dari data BI hingga, pemegang kartu kredit yang sudah menggunakan PIN 6 digit mencapai 99,8 persen atau tinggal 0,2 persen belum aktivasi PIN. Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Steve Marta mengungkapkan, para pengguna kartu kredit yang tak memakai PIN tak bisa melakukan transaksi.

“Jika belum pakai PIN, maka kartunya tak bisa dipakai,” ujarnya.(rei)

Komentar

Berita Lainnya