oleh

Mulai Senin ASN Kota Palembang 50 Persen Masuk Kerja

PALEMBANG – Meski jam kerja dikembalikan seperti semula, tapi belum semua Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk full setiap harinya, karena dengan status zona orange yang di sandang kota Palembang, maka mulai pekan depan 50 persen ASN dan Pegawai sudah masuk kerja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, dengan tidak dilanjutkan kembali PSBB dan berlaku penegakan displin protokol Kesehatan, serta menyesuaikan dengan zona orange.

“Jika sebelumnya kita di zona merah ASN ataupun pegawai masuk 30 persen, maka mulai senin nanti sudah masuk 50 persen. Kita juga sebelumnya akan mengacu pada provinsi yang sudah normal kembali, tapi karena ada penyesuaian dengan zona, maka belum semua masuk untuk tetap menghindari keramaian dan dengan pertimbangan jumlah pegawai Pemkot Palembang yang lebih banyak,” terangnya.

Dari Surat Edaran Nomor 39/SE/BKPSDM/V/2020 tentang penyesuaian sistem kerja kepagawaian dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19 di lingkup pemerintah kota Palembang tercantum mengenai jam kerja yang sudah normal kembali.

Berdasarkan SE ini senin sampai kamis jam masuk kerja 07.30 sampai 16.00 WIB dengan waktu istirahat jam 12.00 sampai 13.00, dan untuk hari jumat masuk jam 07.30 sampai 16.30. Istirahat 11.30 sampai 13.30

“Menyesuaikan dengan surat edaran yang didapat dari kementrian pemuda dan olahraga, maka untuk Senam pagi 07.00 sampai 08.00 di hari jumat akan kita aktifkan lagi, sedangkanApel pagi senin masih ditiadakan,” jelasnya.

Tapi walaupun jam kerja normal, dengan pengaturan jadwal masuk ASN ataupun pegawai tetap bekerja walaupun dari rumah, dan selama masuk kantor harus menaati Aturan protokol Kesehatan.

“Pegawai wajib mematuhu Protokol Kesehatan (pakai masker,  menjaga jarak. Setiap OPD memastikan ketersedian sarana cuci tangan, handsanitizer di berbagai lokasi strategis seperti mushola, ruang tunggu, ruang kerja dan lainnya,” paparnya.

Ia melanjutkan, Kalau PSBB ada Perwali, sedangkan Untuk lanjutan dalam penegakan displin protokol Kesehatan ini Sudah dikonsep bagian Hukum berupa SE, dimana SE ini disesuikan dengan melihat dari zona.

“Dunia usaha tetap jalan, tapi tetap kuncinya menegakan protokol Kesehatan. Jadi nanti mengacu pada department di pusat, seperti transportasi, pendidikan, begitupun bumn dan bumd dan lainnya,” lanjutnya.

Sementara Kepala Badan Kepagawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Reza Pahlevi menambahkan, dengan terbitnya SE ini, maka aturan jam kerja serta jadwal kerja mengacu pada SE ini. “SE sudah disetujui walikota, dan jam kerja mengacu pada SE ini,” tambahnya. (cj10)

Komentar

Berita Lainnya