oleh

Muratara Banyak Wisata Terpendam

MURATARA – Dua aliran sungai yang membelah wilayah, kabupaten Muratara, di kelilingi bukit barisan, menjadi pemandangan unik tersendiri. Sejumlah lembah alam yang menyimpan segudang potensi wisata eksotis, sayangnya belum dilirik pemerintah Daerah.

Pangkalan Tarum, salah satu potensi wisata di wilayah Minak, perbatasan Kecamatan Rupit dan karag Jaya, Muratara, merupakan lembah tropis yang belum banyak di ketahui secara luas, warga Muratara maupun warga luar daerah.

Meski sempat dieksplorasi oleh tim ekspedisi Dinas Pariwisata Muratara Di 2017, namun gerakan itu belum mampu mendongkrak potensi destinasi alam yang ada di wilayah ini. Fauzi Warga Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit mengungkapkan perlunya pendataan secara akurat seluruh potensi wisata alam di Muratara.

“Banyak potensi wisata yang bagus di Muratara, tapi tidak terdaftar di tingkat Kabupaten. Di wilayah kami ada telun (air, terjun), 1-7 tingkat tapi belum banyak yang tau,” katanya, Minggu (28/6/2020).

Dia mengatakan, potensi destinsi wisata di Muratara perlu di catat dengan lengkap. Lalu di promosikan Pemerintah Daerah. Menurutnya, saat ini hanya ada beberapa potensi wisata saja yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten.

“Pemerintah Kito kurang Promosi, wisata banyak tapi dak di kenalkan itu percuma,” ungkapnya. Warga mengungkapkan, saat ini banyak warga Muratara memposting pitensiwsata desa mereka di media sosial.

Seperti potensi wisata Pangkalan Tarum, curug leran, bukit layang, air terjun batu ampar, air terjun sososkan, air terjun meredam, ait terjun ulu tiku, dan potensi wisata lainnya secara mandiri.

“Banyak warga yang datang dari luar daerah Lubuklinggau, Jambi, setelag melihat postingan warga. Mereka sengaja datang untuk wisata. Artinya selama ini potensi wisata di wilayah kita kurang di promosikan,” ujarnya.

Terpisah, Camat Rupit, Deni Andri mengungkapkan, membenarkan jika di wilayah Desa noman perbatasan Kecamatan Rupit dan Katang Jaya, di dapati potensi wisata seperti telun tujuh dan pangkalan tarum.

Namun karena aksesnya terlalu jauh objek wisata itu. Belum banyak warga yang tahu. “kami dari pemerintah Kecamatan saat ini masih melakukan pendataan terhadap potensi wisata di tiap desa. Nanti itu akan kita laporkan ke dinas Pariwisata,” ucapanya.

Dia mengaku, potensi wisata seperti di pangkalan tarum, Minak sangat cocok dikembangkan menjadi wisata. Terlebih lagi saat ini sudah banyak warga luar daerah yang sengaja datang untuk memancing.

“Kalau di kembangkan menjadi wisata kita sangat dukung. Selain tidak merusak alam, itu bisa meningkatkan pendapatan warga,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Muratara Hj Titin Martini mengungkapkan, Muratara sangat kaya dengan potensi wisata. Pihaknya mengaku sangat mendukung sejumlah potensi wisata itu di kembangkan.

Namun sejumlah pengembangan itu akan dilakukan secara bertahap. Menginggat ketersediaan cost anggaran yang ada. “Di Muratara banyak lokasi yang berpotensi, tapi untuk saat ini ada beberapa objek wisata yang kita fokuskan. Seperti danau raya dan Goa Napalicin,” ucapnya.

Pihaknya juga sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh Pemerinta Desa, agar bisa menampilkan dan mengembangkan potensi wisata di Desa mereka masing masing.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya