oleh

Nadiem Diminta Kaji Ulang Pelaksanaan PTM Terbatas

SUMEKS.CO- Peningkatan positivity rate di Indonesia secara nasional melonjak drastis, yakni di atas 30 persen. Artinya, dari 100 orang, terdapat 30 orang yang terpapar Covid-19.

Melihat fenomena ini, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim meminta, kebijakan Mendikbudristek Nadiem Makarim yang menyebutkan bahwa sekolah akan kembali dibuka pada Juli 2021 dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, sebaiknya dilakukan peninjauan ulang.

“Implementasi kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli mendatang sebaiknya dilakukan peninjauan ulang. Sebab angka positivity rate di Indonesia semakin hari semakin melonjak drastis,” ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (23/6).

Adapun, untuk melakukan penerapan kebijakan tersebut, keterlibatan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dalam pemantauan perkembangan sebaran Covid-19 di daerahnya sangat diperlukan. Tidak bisa serta merta melakukan pembukaan sekolah tanpa pertimbangan yang matang.

“Kepala-kepala daerahnya perlu untuk melihat perkembangan sejauh mana sebaran covid atau kasus covid di daerahnya tersebut,” terang Satriwan.

Pemetaan tersebut berguna untuk melihat kesiapan daerah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di masing-masing sekolah. Seperti Pulau Jawa yang saat ini kasus Covid-19 meningkat drastis, ini perlu menjadi pertimbangan.

“Daerah di Pulau Jawa, kemudian beberapa provinsi di Pulau Sumatra dan Sulawesi sedang mengalami kenaikan kasus covid-19, sehingga pemetaan perlu dilaksanakan. Meskipun PTM ini hal yang mendesak, sebaiknya kepala daerah tidak gegabah dan tetap memperhatikan kondisi sebaran covid di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.(jpg/jawapos)

 

Komentar

Berita Lainnya