oleh

Naiknya Tagihan Air di Palembang Karena Warga Banyak Habiskan Waktu di Rumah

Sumeks.co – Seperti halnya PT PLN yang beberapa waktu lalu berdalih jika kenaikan tarif listrik karena meningkatnya konsumsi akibat work from home, Wawako Fitrianti Agustinda juga mengungkapkan alasan serupa terkait kenaikan tarif tagihan PDAM Tirta Musi yang dikeluhkan masyarakat Palembang.

Dengan berada dirumah, menurutnya warga jadi lebih sering cuci tangan dan mandi. “Jadi mungkin pemakaiannya melonjak dari biasanya, karena tentu kita harus menjaga kesehatan, dari menggunakan air secara berlebihan, mulai dari mandi dan cuci tangan,”jelasnya usai rapat dan mendengarkan paparan Direksi PDAM Tirta Musi, di Kantor Bappeda Litbang, Senin (6/7).

Poin yang menjadi catatan dalam rapat evaluasi tersebut, seperti dijelaskan oleh Wawako. Yaitu pertama, terjadi lonjakan pemakaian secara akumulasi pada periode April-Juli. Kedua, pada periode tersebut tidak dilakukan pencatatan meteran karena penerapan protokol kesehatan untuk petugas.

Sementara pada periode yang sama, PDAM Tirta Musi juga memberlakukan pembebasan pembayaran pada pelanggan kelompok 1A, 1B, 1C, dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Jadi selama covid-19 kemarin tidak ada penghitungan meteran,”ujar Wawako kepada awak media.

Diberitakan sebelumnya, Dirut PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya menegaskan jika pihaknya tidak ingin membuat pelanggan dirugikan atau dibebankan. Apalagi sampai terkesan asal tembak meteran. Sebab, yang telah dilakukan adalah digitalisasi penghitungan meteran.

Namun, Andi juga tetap membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkonsultasi. Khususnya bagi mereka yang merasa keberatan dengan tagihan yang melonjak sampai tiga kali lipat dari sebelumnya.

Mulai dari menghubungi call center di 0711-355222, juga bisa mendatangi langsung kantor PDAM Tirta Musi terdekat. “PDAM akan menyurati pelanggan yang mengalami kenaikan, tadi dalam rapat, pihak PDAM juga bersedia menerima cicilan pembayaran sebanyak 10 kali, jadi selama 10 bulan,”tambah Fitri didampingi Kepala Bappeda Litbang Harrey Hadi dan Dirut PDAM Tirta Musi Andi Wijaya.

Di tempat terpisah, Walikota Harnojoyo yang mengikuti Rapat Paripurna ke-7, dengan agenda Membahas Penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang mengatakan jika sampai saat ini belum ada kenaikan tarif air bersih di kota Palembang. “Hanya saja mungkin ada selisih pemakaian jumlah,”ujarnya. (aja/ril)

Komentar

Berita Lainnya