oleh

Namanya Driving “Covid-19” Golf Linggau

Badannya tambah seger. Wajahnya sumringah. Bicaranya masih ceplas -ceplos, dan terukur. Inilah gambaran sekilas dari sosok Walikota Lubuk Linggau H SN Prana Putra Sohe. Wako ini pernah terpapar Covid dan viral beberapa hari lalu kerena kebijakan di daerahnya.

Ketika dijumpai di kediamannya, Lubuk Linggau pukul 21.00 WIB wako satu ini masih senang meladeni ngobrol dan diskusi. Ya, Kota Lubuk Linggau Semakin maju dan ramai. Maklum kota transit. Dengan slogan “Linggau Bisa”, telah menjelma menjadi kota yang banyak event dan wisatanya. Ada yang tertunda program Linggau Ngelong, ditunda karena pandemi yang belum berakhir.

Mengenaakan kaos putih, bersarung dan bermasker P Nanan, Panggilan akrabnya, mulai ngobrol santai. ‘’Alhamdulillah masih diberi kesehatan, dan rezeki kita bisa berjumpa dan bersilaturahmi,’’ ujarnya.

Setelah duduk sejenak, kemudian dia berdiri sambil membawa toples dan dibawanya keliling menghampiri tamunya. Dan satu persatu diminta mengambil kue yang di ada di dalamnya.

Kalau dulu sering ngobrol di teras, kalau malam seperti ini. Sekarang enak di dalam rumah. ‘’Sekarang saya kan sudah juga berhenti merokok,’’ tambah pria kelahiran 12 April 1967 ini.

Santai banget Pak sekarang memakai kain sarung, kayak kiyai? Apakah karena pindah ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) baru baru ini? ‘’Ya tidak lah. Pimpinan PKB Pusat itu kan kawan saya dulu. Jadi ada persamaan visi-misi. Kawan Alumni Sospol kayak Cak Imin (Muhaimin Iskandar, red) Cak Saifullah (Saifullah Yusuf Bupati Pasuruan, red). Setelah diskusi ya, akhirnya Saya gabung PKB untuk DPR RI Dapil 1 Sumsel,’’jelasnya.

Setelah diskusi partai, kemudian dia menceritakan soal bahaya Covid-19. Dirinya pernah mengalami, bagaimana rasanya terpapar Covid-19. Mulai dirawat di RS Linggau , calter pesawat ke sebuah RS di Jakarta. ”Dan Alhamdulillah kondisinya Saya  kini seperti yang terlihat saat ini. Emang tidak boleh panik. Tapi harus percaya dan berganti dengan pola hidup yang sehat,’’jelasnya, sambil mengenang.

Selama isolasi di Jakarta banyak yang dia kerjakan. Mulai minum vitamin, berobat dan berolahraga ringan, jogging, dan kadang kadang driving golf.

Katanya untuk mencegah penyebaran, penularan virus Covid-19, selain Tiga M ( Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak), Wako menambahi lagi menjadi tiga P (Pola Pikir, Pola Makan, dan Pola Prokes). ‘’ Biar tambah mengena,’’jelasnya.

Ketika berbicara prokes wako tiba-tiba langsung bertanya ke Sumeks.co, sudah mampir ke Masjid yang baru dibangunnya belum? ‘’Belum Pak.’’ Kemudian dia menyilakan mampir.

Katanya, masjid itu dipersembahkan untuk orangtuanya. Makanya namanya masjid An Nasir Sohe. Designnya unik seperti ada mata pena di kubahnya.

Komentar

Berita Lainnya